Pemkab Mateng Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Sulbar

Mamuju,penasulbar.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah (Mateng) berhasil meraih Juara I pada Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) Award 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Barat. Penghargaan tersebut ditetapkan usai pelaksanaan wawancara tingkat provinsi yang digelar di Grand Maleo, Mamuju, Senin (27/7/2026).

Kegiatan wawancara menjadi tahapan akhir dalam menentukan pemenang kategori pemerintah daerah dan perusahaan besar yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, mengatakan peserta yang mengikuti tahapan wawancara merupakan kandidat yang telah lolos seleksi administrasi.

“Hari ini merupakan wawancara bagi calon juara dari dua kategori, yakni pemerintah daerah dan perusahaan besar, terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di masing-masing instansi maupun perusahaan,” ujarnya.

Pada kategori pemerintah daerah, tiga kabupaten yang lolos ke tahap akhir adalah Kabupaten Mamuju Tengah, Polewali Mandar, dan Pasangkayu. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Mamuju Tengah ditetapkan sebagai juara pertama, disusul Polewali Mandar di posisi kedua, dan Pasangkayu sebagai juara ketiga.

Sementara itu, pada kategori perusahaan besar, penilaian akhir diikuti oleh PT Manakarra Unggul Lestari dan PT Unggul Widya Teknologi Lestari.

Junda menjelaskan, tim penilai menggali berbagai aspek dalam proses wawancara, mulai dari tingkat kepesertaan, komitmen terhadap perlindungan pekerja, hingga strategi yang disiapkan untuk meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Yang dinilai adalah kepesertaan, komitmen terhadap pekerja, serta upaya yang akan dilakukan baik oleh pemerintah kabupaten maupun perusahaan dalam meningkatkan kepesertaan. Bagaimanapun juga pekerja harus mendapatkan jaminan keselamatan kerja,” katanya.

Ia berharap kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sulawesi Barat terus meningkat sehingga seluruh pekerja memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, pemerintah daerah menargetkan cakupan kepesertaan mencapai 99 persen pada tahun 2030.

“Target kita adalah seluruh buruh, karyawan, maupun pegawai dapat terakomodasi dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan saat bekerja. Komitmen yang telah disampaikan sejumlah kepala daerah diharapkan dapat mewujudkan target kepesertaan hingga 99 persen pada tahun 2030,” tutup Junda. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *