Mateng,penasulbar.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mamuju Tengah bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mamuju Tengah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Lamba-Lamba, Kecamatan Pangale, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Wisata Bahari Polo Pantai tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sejak pagi, warga terlihat memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah Litha Febriani, Ketua TP-PKK Kabupaten Mamuju Tengah Hj. Asriani Arsal, Camat Pangale Aci, Kepala Desa Lamba-Lamba Ariming Semmang, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Mamuju Tengah, serta seluruh pengurus TP-PKK Kecamatan Pangale.
Ketua TP-PKK Kabupaten Mamuju Tengah, Hj. Asriani Arsal, mengatakan bahwa kegiatan GPM merupakan hasil kerja sama TP-PKK dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Dalam Gerakan Pangan Murah ini kami menyediakan berbagai bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, telur, tepung terigu, bawang merah, dan bawang putih,” ujarnya.
Asriani menjelaskan, sebelumnya TP-PKK Kabupaten Mamuju Tengah hanya mendapatkan alokasi pelaksanaan GPM sebanyak lima kali dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Kegiatan terakhir telah dilaksanakan di Kecamatan Karossa.
Namun, lanjutnya, karena adanya permintaan dari masyarakat serta demi pemerataan manfaat program, TP-PKK tetap berupaya melaksanakan kegiatan serupa di Kecamatan Pangale.
“Walaupun kuota kami sebenarnya sudah habis, kami tetap berupaya melaksanakan kegiatan ini di Kecamatan Pangale agar masyarakat di wilayah ini juga dapat merasakan manfaat dan memiliki kesempatan membeli sembako dengan harga murah,” jelasnya.
Ia berharap program Gerakan Pangan Murah dapat terus berlanjut dan dilaksanakan secara berkesinambungan setiap tahun, sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan setiap tahunnya agar masyarakat semakin mudah mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar,” tutupnya. (**)






