Sidak yang dilakukan Satgas SPPG Mamasa di Dapur SPPG Aralle. Foto:itw
Mamuju,penasulbar.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) Kabupaten Mamasa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Aralle.
Sidak ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait kualitas menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Satgas Kabupaten yang juga Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, menginstruksikan langsung pelaksanaan pemeriksaan dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, TNI, dan Polri guna memastikan proses berjalan objektif dan transparan.
Berdasarkan hasil sidak, fasilitas dapur serta proses operasional SPPG Aralle dinyatakan telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Tim Satgas juga melakukan pemeriksaan terhadap seluruh karyawan, mulai dari bagian persiapan, pemasak, pengemasan, hingga distribusi, melalui masing-masing koordinator.
“Pemeriksaan terhadap sampel makanan yang disajikan menunjukkan kondisi yang masih baik, sehat, dan segar,” ujar anggota Satgas MBG Kecamatan Aralle, Andi Iswadi.
Ia menjelaskan, tim juga telah meminta keterangan dari Kepala SPPG Kecamatan Aralle. Seluruh makanan yang diproduksi disebut telah melalui proses pengecekan ketat oleh bagian gizi sebelum diolah.
“Tahapan ini mencakup seleksi bahan baku serta penilaian kelayakan konsumsi,” jelasnya.
Ahli Gizi SPPG Aralle, Hajriani, menegaskan bahwa setiap bahan makanan yang masuk selalu diperiksa secara teliti sebelum dimasak. Proses pengecekan dilakukan untuk memastikan bahan dalam kondisi layak diolah dan dikonsumsi.
Ia menambahkan, setelah proses memasak selesai, makanan kembali diperiksa sebelum disajikan kepada penerima manfaat.
“Hal ini dilakukan agar setiap porsi makanan yang didistribusikan berada dalam kondisi sehat dan aman untuk dikonsumsi,” ujarnya.
Meskipun seluruh prosedur telah dijalankan secara berlapis, pihak SPPG Kecamatan Aralle tetap menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang dilaporkan warga. Langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Pemerintah daerah melalui Satgas Kecamatan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Transparansi dan akuntabilitas ditegaskan sebagai prioritas dalam menjaga kepercayaan publik terhadap program MBG. (Ns-01)






