BI Sulbar Perkuat Kemitraan dengan Media, Dorong Informasi Ekonomi yang Akurat

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulbar, Erdifian Gumilang, sedang menyampaikan sambutan dalam kegiatan Capacity Building Wartawan 2026. Foto:duk.pena

Mamuju,penasulbar.com – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya memperkuat kemitraan dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi ekonomi yang akurat, kredibel, dan mudah dipahami masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Capacity Building Wartawan 2026 bertema “Transformasi Jurnalisme Ekonomi di Era Digital: Akurat, Adaptif, dan Berdampak” yang digelar di Ballroom Maleo Town Square, Mamuju, Rabu (29/7/2026).

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulbar, Erdifian Gumilang, mengatakan media memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung efektivitas komunikasi kebijakan Bank Indonesia. Menurutnya, sinergi yang selama ini terjalin diharapkan semakin kuat di tengah perkembangan teknologi digital yang mengubah pola penyebaran informasi.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan media sebagai mitra strategis Bank Indonesia dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Kami berharap kemitraan yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus berlanjut melalui kegiatan-kegiatan seperti capacity building setiap tahun,” kata Erdifian.

Ia menjelaskan, di era disrupsi digital, tantangan dunia jurnalistik tidak hanya pada kecepatan penyampaian informasi, tetapi juga menjaga kualitas dan akurasi pemberitaan. Arus informasi yang begitu cepat membuat masyarakat dihadapkan pada berbagai sumber informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Erdifian, meski teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mampu membantu mempercepat proses produksi informasi, peran jurnalis tetap tidak tergantikan dalam memastikan setiap informasi memiliki konteks, akurasi, dan kualitas yang baik.

“AI dapat membantu proses kerja, tetapi belum mampu menggantikan sentuhan manusia dalam menjaga kualitas informasi. Di sinilah peran jurnalis menjadi sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi yang benar, utuh, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Melalui kemitraan yang terus diperkuat, BI Sulbar berharap media tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga mitra dalam mengedukasi masyarakat mengenai isu-isu ekonomi, kebijakan moneter, sistem pembayaran, hingga stabilitas sistem keuangan.

Erdifian menegaskan bahwa komunikasi publik yang efektif merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan kebijakan Bank Indonesia.

“Kami percaya komunikasi yang baik adalah bagian dari kebijakan itu sendiri. Karena itu kami mengajak seluruh media untuk terus menjaga kolaborasi dan kemitraan yang telah terbangun demi menghadirkan informasi ekonomi yang berkualitas kepada masyarakat,” tutupnya. (Nisan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *