Hari Pertama Masuk Sekolah, SDN 010 Timoro Sambut Siswa dengan Program “Salam Sapa Murid Baru”

Suasana penyambutan siswa dihari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2026/2027 di SDN 010 Timoro. Foto:duk.pena

Mamasa,penasulbar.com – Suasana hangat mewarnai hari pertama masuk sekolah di SDN 010 Timoro, Kelurahan Lalahang, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Senin (13/7/2026). Seluruh guru menyambut kedatangan para siswa, khususnya peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027, melalui kegiatan bertajuk “Salam Sapa Murid Baru”.

Kepala SDN 010 Timoro, Elny Martin, S.Pd., SD., Gr., memimpin langsung kegiatan tersebut dengan berdiri bersama para guru di gerbang sekolah untuk menyambut setiap siswa dan orang tua yang datang.

Dalam kegiatan itu, para guru menyapa siswa satu per satu, terutama peserta didik baru, dengan meminta mereka memperkenalkan diri sebagai langkah awal membangun kedekatan antara guru dan siswa setelah libur panjang.

“Hari ini kita melakukan penyambutan siswa pasca libur panjang, sekaligus menyambut siswa baru Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini kami beri nama Salam Sapa Murid Baru,” ujar Elny Martin.

Menurutnya, penyambutan pada hari pertama sekolah bertujuan membangun hubungan emosional yang baik antara guru dan siswa sehingga tercipta suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan.

“Kami ingin menciptakan suasana yang ramah dan penuh kekeluargaan. Dengan demikian, siswa merasa diterima dan nyaman berada di lingkungan sekolah, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Elny juga mengapresiasi antusiasme para orang tua, khususnya para ayah, yang mengantar anak-anak mereka pada hari pertama masuk sekolah. Menurutnya, kehadiran orang tua merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan anak.

“Gerakan ayah mengantar anak di hari pertama masuk sekolah memberikan dampak positif bagi anak. Mereka akan merasa mendapat perhatian dan dukungan penuh dari orang tuanya sehingga lebih termotivasi untuk belajar,” ungkapnya.

Ia berharap sinergi antara guru dan orang tua terus terjalin demi mendukung tumbuh kembang peserta didik, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

“Guru dan orang tua harus bersama-sama saling mendukung dalam mendidik anak, terutama dalam proses belajar, baik di sekolah maupun di rumah,” pungkasnya. (NSP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *