Kalaksa BPBD Mamasa, Alfredi, SE., M.Si, bersama Kabid Kebencanaan Dinsos Mamasa, Arianto Botta, S.Ip didampingi Kepala Desa Tampakkurra, Elian Riki, menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran bapak Daud di Desa Tampakkurra, Kecamatan Tabulahan. Foto:duk.pena.
Mamasa,penasulbar.com – Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial terhadap musibah kebakaran yang menimpa warga Desa Tampakkurra, Kecamatan Tabulahan, Sabtu (13/6/2026).
Tidak sampai sehari setelah kejadian, bahkan hanya dalam hitungan jam sejak laporan diterima, tim BPBD dan Dinas Sosial langsung bergerak menuju lokasi untuk menyerahkan bantuan kepada korban terdampak.

Menjelang sore hari, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mamasa, Alfredi, SE., M.Si., bersama Kepala Bidang Kebencanaan Dinas Sosial, Arianto Botta, S.Ip., terjun langsung ke lokasi membawa bantuan bagi korban kebakaran.
Alfredi mengatakan, pihaknya segera mengambil langkah cepat setelah menerima informasi terkait kebakaran yang menghanguskan rumah milik Daud (81), warga Desa Tampakkurra.
“Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi korban sekaligus menyalurkan bantuan. Kami turut prihatin atas musibah yang dialami bapak Daud dan keluarga. Semoga bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan beban mereka,” ujar Alfredi.
Respon cepat tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat karena menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Diketahui, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WITA dan menghanguskan rumah sederhana milik Daud (81) dan istrinya, Debora (75). Dalam waktu singkat, api melalap seluruh bangunan beserta harta benda yang telah mereka kumpulkan selama puluhan tahun.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan pasangan lansia itu kehilangan tempat tinggal dan hampir seluruh harta bendanya. Kehadiran BPBD dan Dinas Sosial yang bergerak cepat menyalurkan bantuan di hari yang sama menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang tertimpa bencana. (Nisan)






