Penasulbar.com, Mamuju – Pembangunan desa bukan hanya tentang berdirinya infrastruktur, tetapi juga tentang tumbuhnya harapan, hadirnya rasa aman, dan meningkatnya kualitas hidup masyarakat.
Semangat itulah yang tergambar dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1418/Mamuju di Desa Pammulukang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Di tengah aktivitas masyarakat pedesaan, personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama warga terus bergotong royong menyelesaikan berbagai sasaran fisik pembangunan.
Dua di antaranya adalah pembangunan talud yang kini mencapai progres 95 persen serta pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang terus berlanjut di Dusun Pammulukang Barat.
Kedua pekerjaan tersebut memiliki tujuan yang saling melengkapi: memperkuat lingkungan tempat tinggal masyarakat sekaligus menghadirkan hunian yang lebih layak bagi warga yang membutuhkan.
Talud 95 Persen, Memperkuat Lingkungan Desa
Pembangunan talud menjadi salah satu sasaran fisik yang menunjukkan perkembangan signifikan. Dengan progres pengerjaan mencapai 95 persen pada Rabu (28/10/2026), pembangunan ini semakin mendekati tahap penyelesaian.
Talud tersebut dibangun untuk mendukung ketersediaan infrastruktur desa, memperkuat struktur tanah, serta membantu mengurangi risiko pengikisan tanah.
Keberadaan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan lingkungan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Di lokasi pekerjaan, semangat kebersamaan menjadi bagian penting dari proses pembangunan. Personel Satgas TMMD dan warga bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan agar sasaran tersebut dapat segera dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Capaian 95 persen bukan sekadar angka kemajuan pekerjaan. Lebih dari itu, progres tersebut mencerminkan upaya bersama untuk menghadirkan infrastruktur yang mendukung kebutuhan masyarakat desa.
Membangun Rumah, Menumbuhkan Harapan
Selain pembangunan talud, perhatian terhadap kesejahteraan warga juga diwujudkan melalui pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sasaran 1 di Dusun Pammulukang Barat, Desa Pammulukang.
Pembangunan rumah ini menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Pekerjaan fisik rumah terus dilanjutkan dengan melibatkan personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat.
Di balik proses pembangunan tersebut, terdapat tujuan yang lebih besar daripada sekadar menyelesaikan pekerjaan konstruksi.

Hunian yang layak merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung kehidupan keluarga, memberikan kenyamanan, serta menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih baik.
Melalui program ini, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya terlihat dalam pengerjaan sasaran fisik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam Aksi Nyata
Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Arm Andang Radianto, menyampaikan bahwa pembangunan talud merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang diarahkan untuk mendukung infrastruktur desa, memperkuat struktur tanah, dan membantu mengurangi risiko pengikisan tanah.
Sementara itu, pembangunan RTLH menjadi bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat mendapatkan hunian yang layak, aman, dan nyaman.
Pelaksanaan kedua sasaran tersebut memperlihatkan pentingnya semangat gotong royong dalam pembangunan desa. Personel Satgas dan masyarakat bekerja bersama untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan sesuai target yang telah ditentukan.
Kebersamaan ini sekaligus menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Sebab, pembangunan tidak hanya membutuhkan tenaga dan material, tetapi juga partisipasi, kepedulian, serta rasa memiliki dari masyarakat yang akan merasakan manfaatnya.
Lebih dari Pembangunan Fisik
Program TMMD ke-130 Kodim 1418/Mamuju di Desa Pammulukang menjadi gambaran bahwa pembangunan wilayah pedesaan perlu menyentuh dua hal sekaligus: kebutuhan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.
Talud yang hampir rampung diharapkan dapat memperkuat lingkungan, sedangkan pembangunan RTLH diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
Melalui kerja bersama antara Satgas TMMD dan masyarakat, setiap tahapan pembangunan menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan perubahan yang bermanfaat bagi desa.
Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari seberapa cepat pekerjaan diselesaikan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat setelahnya.
Dari talud yang memperkuat tanah hingga rumah yang dibangun agar lebih layak dihuni, TMMD ke-130 Kodim 1418/Mamuju terus mengusung semangat pengabdian untuk membangun desa dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.






