Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) program peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) digital di Kabupaten Mamuju Tengah dengan BBLSDM Komdigi Makassar. Foto: kominfo Mateng
Mateng,penasulbar.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah terus memperkuat langkah transformasi digital melalui kerja sama strategis dengan Balai Besar Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BBLSDM Komdigi) Makassar.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus pembahasan rencana aksi pelaksanaan program peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) digital di Kabupaten Mamuju Tengah.
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BBLSDM Komdigi Makassar, Baso Saleh, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Litha Febrianty. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mamuju Tengah beserta jajaran pejabat terkait.
Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat melalui berbagai program pelatihan berbasis kompetensi yang disiapkan oleh BBLSDM Komdigi Makassar.
Usai penandatanganan PKS, kedua pihak langsung menggelar rapat koordinasi untuk menyusun langkah konkret implementasi program agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat dan aparatur pemerintah daerah.
Plt. Kepala BBLSDM Komdigi Makassar, Baso Saleh, menegaskan bahwa kerja sama tersebut harus menghasilkan dampak nyata dalam mendukung percepatan digitalisasi pemerintahan daerah.
“Kerja sama ini tidak boleh berhenti di atas kertas sebagai agenda seremonial semata. Kami siap menerjunkan instruktur terbaik dan menyusun kurikulum pelatihan yang adaptif guna mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang optimal di Kabupaten Mamuju Tengah,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Litha Febrianty, mengapresiasi dukungan BBLSDM Komdigi Makassar dalam upaya peningkatan kualitas SDM digital di daerah.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur digital harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar transformasi digital dapat memberikan manfaat maksimal.
“Infrastruktur sehebat apa pun tidak akan berdampak jika SDM-nya belum siap. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan aparatur pemerintah dan masyarakat Mamuju Tengah semakin cakap secara digital. Pemerintah daerah juga siap memfasilitasi kebutuhan pendukung agar program ini berjalan sukses,” kata Litha.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Kominfo Kabupaten Mamuju Tengah bersama tim teknis BBLSDM Komdigi Makassar akan segera melaksanakan Training Needs Assessment (TNA) atau pemetaan kebutuhan pelatihan.
Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan jenis pelatihan prioritas, jadwal pelaksanaan, hingga target peserta. Program pelatihan diharapkan dapat mulai direalisasikan pada triwulan berjalan sebagai bagian dari upaya mempercepat terwujudnya masyarakat dan ASN yang cakap digital di Kabupaten Mamuju Tengah.
(Kominfo Mamuju Tengah)







