Menuju Musprov PSSI Sulbar, Bayu Aditya Tegaskan Persiapan Mengacu Statuta

Penasulbar.com, Mamuju – Proses pendaftaran calon Ketua PSSI Sulawesi Barat (Sulbar) telah ditutup dengan satu nama yang tercatat sebagai pendaftar, yakni Febrianto Wijaya.

Tahapan selanjutnya akan menunggu proses Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Sulbar yang diharapkan dapat berlangsung pada 7 November 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Umum PSSI Sulbar, Bayu Aditya Pratama mengatakan, seluruh proses pendaftaran dan pengembalian formulir calon ketua diserahkan kepada Komite Pemilihan (KP) Ketua PSSI Sulbar.

“Untuk proses pendaftaran calon Ketua PSSI Sulbar, kami serahkan semuanya kepada Komite Pemilihan. KP sudah melaporkan bahwa setelah pendaftaran dan pengembalian formulir ditutup, hanya ada satu pendaftar, yaitu Bapak Febrianto Wijaya,” kata Bayu Aditya, Rabu 28 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengajukan permohonan kepada PSSI Pusat agar segera melaksanakan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Sulbar. Dalam permohonan tersebut, PSSI Sulbar juga mengusulkan pelaksanaan kongres pada 7 November 2026.

Bayu Aditya berharap, pelaksanaan kongres nantinya dapat berjalan lancar, tertib, dan aman sesuai dengan harapan bersama.

“Kami juga sudah memohon kepada PSSI Pusat untuk segera melaksanakan Kongres Luar Biasa. Insya Allah, kami juga sudah mengusulkan tanggal 7 November 2026. Mari kita sama-sama berdoa agar kongres ini berjalan sesuai harapan, dengan tertib dan aman,” ujarnya.

Selain menyampaikan perkembangan proses pencalonan ketua, Bayu Aditya menegaskan bahwa persiapan Musyawarah Provinsi (Musprov) PSSI Sulbar telah dilakukan dengan mengacu pada prosedur dan ketentuan dalam statuta PSSI.

Menurutnya, setiap langkah yang diambil dalam proses persiapan Musprov dilakukan berdasarkan aturan organisasi, bukan atas keputusan tanpa dasar.

“Kami bersyukur, persiapan Musprov juga sudah kami lakukan sesuai prosedur dan apa yang diatur dalam statuta PSSI. Kami tidak asal bergerak, semuanya mengacu pada aturan yang berlaku,” tegas Bayu Aditya.

Bayu Aditya juga menjelaskan bahwa terdapat lima Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI di Sulbar yang saat ini berstatus pelaksana tugas (Plt), yakni Polman, Majene, Mamuju, Mamasa, dan Mamuju Tengah (Mateng).

“Lima Askab yang saat ini di-Plt-kan adalah Polman, Majene, Mamuju, Mamasa, dan Mateng. Hal itu dilakukan karena masa berlaku SK kepengurusan sudah berakhir. Penunjukan Plt tetap mengacu pada statuta PSSI,” jelasnya.

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari proses penataan organisasi agar pelaksanaan agenda PSSI Sulbar, termasuk Musprov, dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *