Mamuju  

Dari Jalan Beton hingga Talud, TMMD ke-130 Kodim 1418/Mamuju Hadirkan Harapan Baru di Pammulukang Barat

Penasulbar.com, Mamuju – Pembangunan desa tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, perubahan justru hadir melalui jalan yang perlahan diperkeras, tanah yang diperkuat, dan kebersamaan warga yang tumbuh di tengah proses pengerjaan.

Suasana itulah yang mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1418/Mamuju di Dusun Pammulukang Barat, Desa Pammulukang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Di wilayah ini, pembangunan infrastruktur terus berjalan. Rabat beton jalan masih dikerjakan, sementara pembangunan talud yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD telah rampung 100 persen.

Dua pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat pedesaan.

Bagi warga, jalan bukan sekadar hamparan beton yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya.

Jalan yang memadai menjadi bagian penting dari aktivitas sehari-hari, mulai dari perjalanan menuju kebun, mengangkut hasil usaha, hingga mempermudah akses ke berbagai kebutuhan.

Karena itu, pengerjaan rabat beton yang kini terus berlangsung di Pammulukang Barat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Akses yang lebih baik diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas sekaligus membuka peluang bagi aktivitas ekonomi warga.

Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Arm Andang Radianto, mengatakan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk membantu meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayah pedesaan.

“Melalui program TMMD ini, kami berharap pembangunan jalan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mempermudah akses transportasi serta mendukung aktivitas ekonomi warga,” ujarnya, Kamis (29/10/2026).

Namun, pembangunan di Pammulukang Barat tidak hanya berfokus pada akses jalan. Sasaran fisik lainnya, yakni pembangunan talud, juga telah diselesaikan sepenuhnya.

Talud yang rampung dibangun tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat struktur tanah dan mengurangi risiko pengikisan tanah di sekitar lokasi.

Keberadaannya menjadi bagian dari upaya mendukung kondisi lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Selesainya pembangunan talud sekaligus menandai hasil kerja bersama antara personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat.

Sementara itu, pengerjaan rabat beton masih terus dilanjutkan sebagai bagian dari sasaran pembangunan yang tengah dikebut.

Di balik setiap pekerjaan, ada semangat gotong royong yang menjadi penggerak. Personel TNI dan warga bahu-membahu menyukseskan pembangunan, menunjukkan bahwa kemajuan desa bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil dari kebersamaan.

Lebih dari sekadar menyelesaikan pekerjaan fisik, keterlibatan masyarakat dalam program ini juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

Kebersamaan yang terbangun selama proses pengerjaan diharapkan tetap terjaga bahkan setelah program TMMD selesai.

Melalui TMMD ke-130, Kodim 1418/Mamuju terus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.

Pembangunan rabat beton yang masih berlangsung dan talud yang telah rampung menjadi bagian dari ikhtiar tersebut.

Sebab, pembangunan yang berarti bukan hanya tentang seberapa banyak infrastruktur yang berdiri, tetapi juga tentang bagaimana keberadaannya dapat membantu masyarakat menjalani aktivitas dengan lebih mudah, aman, dan produktif.

Dari Pammulukang Barat, semangat itu terus bergerak, membangun infrastruktur, merawat gotong royong, dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi desa yang semakin maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *