Bupati Mamasa Dukung Perjuangan Pembentukan Kabupaten PUS, Minta Panitia Utamakan Persatuan

Pemukulan gong sebanyak 7 kali oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi tanda dimulainya perjuangan pembentukan Kab PUS. Foto: duk. Pena. 

Mamasa,penasulbar.com – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menyatakan dukungannya terhadap perjuangan pembentukan Kabupaten P.U.S yang merupakan aspirasi masyarakat di wilayah tersebut.

Menurut Welem, aspirasi masyarakat merupakan bagian dari hak demokrasi yang harus dihormati. Karena itu, pemerintah tidak boleh menghalangi keinginan masyarakat, melainkan memberikan dukungan agar proses perjuangan pembentukan daerah otonom baru tersebut dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Ia juga berpesan kepada panitia yang telah terpilih agar mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membeda-bedakan kepentingan. Selain itu, panitia diminta menjalankan tugas secara terbuka dan transparan kepada masyarakat.

“Tinggalkan semua kepentingan pribadi, keluarga, maupun golongan. Berjuanglah dengan tulus dan ikhlas demi kepentingan masyarakat,” tegas Welem, saat menghadiri Deklarasi Akbar pembentukan komite perjuangan pembentukan Kabupaten P.U.S, di Lantang Kada Nenek Mambi pada Selasa (7/7/2026).

Bupati Mamasa juga meminta panitia yang akan terpilih segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi dan mengikuti setiap tahapan proses pembentukan Kabupaten PUS sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk saling merangkul dan memberikan dukungan demi kelancaran perjuangan tersebut.

“Menjadi panitia adalah amanah. Karena itu, laksanakan dan pertanggungjawabkan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. Harga diri kita menjadi taruhannya,” ujarnya.

Meski mendukung perjuangan pembentukan Kabupaten PUS, Welem mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan kondusivitas di Kabupaten Mamasa selama proses tersebut berlangsung.

“Sebelum Kabupaten PUS terbentuk, kita tetap satu dalam Kabupaten Mamasa. Mari tetap menjaga persatuan di Kabupaten Mamasa sebelum Kabupaten PUS terbentuk. Kita semua tetap satu kesatuan dalam Kabupaten Mamasa,” pungkasnya. (Nisan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *