Warga Tabulahan Kecewa Bripka Rusdianto Dimutasi, Dinilai Sosok Humanis dan Penjaga Kamtibmas

Sejumlah Perwakilan masyarakat Kecamatan Tabualahan yang berasal dari beberapa desa menemui Kapolek Tabulahan meminta agar Bripka Rusdianto tidak dimutasi. Foto: Duk. Pena. 

Mamasa,penasulbar.com — Sejumlah perwakilan masyarakat Kecamatan Tabulahan menyatakan keberatan atas mutasi salah satu personel Polsek Tabulahan, Bripka Rusdianto yang menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Tabulahan.

Warga menilai Bripka Rusdianto merupakan sosok polisi yang humanis, dekat dengan masyarakat, serta mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Tabulahan.

Bagi masyarakat, Bripka Rusdianto bukan hanya menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian, tetapi juga menjadi figur yang dapat diteladani karena pendekatan persuasif dan kemampuannya menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Warga Desa Tampak Kurra, Ardisondana, mengaku kaget saat mendengar kabar mutasi tersebut. Menurutnya, Bripka Rusdianto selama ini menjadi salah satu personel yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di Kecamatan Tabulahan.

“Kenapa saya kaget, karena saya pikir Kecamatan Tabulahan salah satu daerah yang rawan gangguan Kamtibmas. Jika Pak Rusdianto dimutasi, siapa lagi yang bisa menyelesaikan jika terjadi masalah,” ujar Ardisondana.

Ia pun meminta kepada Kapolres Mamasa agar mempertahankan Bripka Rusdianto tetap bertugas di Polsek Tabulahan.

“Pak Rusdianto salah satu personel paling lama di Polsek Tabulahan dan sangat paham kondisi Tabulahan sehingga mampu mengendalikan setiap gesekan yang terjadi selama ini. Jadi kami mohon kepada Pak Kapolres agar tetap mempertahankan Pak Rusdianto di Polsek Tabulahan,” tambahnya.

Hal senada disampaikan warga Desa Lakahang Utama, Penneng. Ia menilai sosok seperti Bripka Rusdianto sangat dibutuhkan untuk menjaga kondusivitas wilayah yang memiliki masyarakat plural dengan beragam suku dan keyakinan.

“Masyarakat di Tabulahan sangat plural karena berasal dari berbagai suku bahkan beragam keyakinan sehingga dibutuhkan personel yang paham daerah ini. Dan Pak Rusdianto sangat paham kondisi itu, sehingga selama bertugas di Polsek Tabulahan dirinya selalu mampu meredam jika terjadi persoalan,” jelas Penneng.

Sementara itu, warga Kelurahan Lakahang, Meiyer, juga mengungkapkan rasa kecewa atas mutasi tersebut. Ia menilai Bripka Rusdianto telah menjadi bagian dari masyarakat Tabulahan karena aktif hadir di tengah masyarakat dan memberikan edukasi Kamtibmas secara humanis.

“Kami sangat sedih dan kecewa dengan informasi mutasi Pak Rusdianto. Kami percaya kemampuannya dalam menyelesaikan setiap gangguan Kamtibmas yang terjadi di Tabulahan,” katanya.

Menurut Meiyer, personel yang dinilai berprestasi dan memiliki hubungan baik dengan masyarakat seharusnya dipertahankan demi terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Tabulahan.

“Kami mohon kepada Pak Kapolres agar tetap mempertahankan Pak Rusdianto di Tabulahan. Ini demi tetap terjaganya Kamtibmas di Tabulahan. Kami butuh polisi seperti Pak Rusdianto yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat memberikan edukasi Kamtibmas yang humanis,” pungkasnya.

Diketahui, Bripka Rusdianto mulai bertugas di Polsek Tabulahan sejak tahun 2011 hingga 2026. Selama kurang lebih 15 tahun mengabdi di Kecamatan Tabulahan, ia dikenal luas oleh masyarakat sebagai sosok yang ramah, humanis, dan mudah bersosialisasi dengan seluruh lapisan masyarakat.

(Nisan Parrokak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *