Tim Sekretariat Wapres Pantau Penurunan Stunting di Kabupaten Mamasa

Tim Sekretariat Wakil Presiden mendengar pemaparan upaya penanganan stunting Pemkab Mamasa. Foto: hms

Mamasa,penasulbar.com – Wakil Bupati Kabupaten Mamasa, H. Sudirman, menghadiri kegiatan pemaparan dan diskusi percepatan penurunan angka stunting bersama Tim Sekretariat Wakil Presiden di Ruang Pola Kantor Bupati Mamasa, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Asisten Deputi Gizi dan Pembangunan Keluarga Sekretariat Wakil Presiden, Siti Alfiah. Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamasa Ny. Adel Palulun Welem, Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulawesi Barat, jajaran OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Mamasa, serta perwakilan dari 17 kecamatan.

Dalam pemaparannya, Wakil Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Mamasa menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya maksimal dalam menekan angka stunting. Meski belum mencapai target nasional, tren penurunan dari tahun ke tahun menunjukkan hasil yang positif.

“Pemerintah Kabupaten Mamasa berharap kunjungan Tim Sekretariat Wakil Presiden ini dapat semakin memotivasi upaya penurunan stunting, meskipun kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat menjadi tantangan tersendiri ke depan,” ujarnya.

Data menunjukkan prevalensi stunting di Kabupaten Mamasa mengalami penurunan dari 37,6 persen pada 2023 menjadi 35,7 persen pada 2024, dan kembali turun menjadi 31,01 persen pada 2025. Sementara itu, target nasional penurunan stunting berada di angka 14 persen.

Sementara itu, Siti Alfiah menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pemantauan langsung ke lokus-lokus stunting di desa-desa sebagai bagian dari evaluasi. Hasil pemantauan tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Wakil Presiden.

Ia juga mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Mamasa dalam menurunkan angka stunting dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai target nasional.

“Kami mengapresiasi upaya yang telah dilakukan dan berharap pemerintah daerah terus menjaga semangat dalam menjalankan program, guna mewujudkan sumber daya manusia yang unggul di masa depan, meskipun dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran,” tutupnya. (Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *