Dinkes Mamasa Diminta Genjot Deteksi TBC, Jangan Sampai Kasus Tersembunyi

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar, dr. Muh. Ihwan, MM,. Foto: duk. Pena. 

Mamuju,Penasulbar.com – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa agar lebih serius dalam upaya penanganan dan pencegahan penyakit menular Tuberkulosis (TBC).

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar, dr. Muh. Ihwan, MM, menegaskan bahwa percepatan eliminasi TBC hanya dapat dilakukan dengan memastikan seluruh kasus ditemukan dan segera mendapatkan pengobatan sesuai standar nasional.

Menurutnya, langkah aktif di lapangan menjadi kunci utama dalam menekan angka penyebaran penyakit tersebut.

“Oleh karena itu, kami mendorong Dinas Kesehatan Mamasa untuk lebih masif turun ke lapangan, melakukan pengambilan spesimen, skrining, serta pemeriksaan laboratorium guna menemukan kasus TBC secara lebih optimal,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini, Kabupaten Mamasa tercatat sebagai daerah dengan temuan kasus TBC terendah di Sulawesi Barat. Kondisi ini, kata dia, bukan berarti kasusnya sedikit, melainkan berpotensi masih banyak yang belum terdeteksi.

“Kabupaten Mamasa merupakan yang paling rendah dalam temuan kasus TBC se-Sulbar. Jadi kami minta agar lebih intens turun lapangan. TBC hanya bisa cepat diatasi jika seluruh penderita ditemukan dan ditangani sesuai standar nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara petugas kesehatan, fasilitas layanan kesehatan, hingga peran aktif masyarakat dalam mendukung upaya penemuan kasus secara dini.

Dengan peningkatan upaya deteksi dan penanganan yang tepat, diharapkan target eliminasi TBC dapat tercapai serta mampu menekan angka penularan di wilayah Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Mamasa. (Ns-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *