Salah satunya dalam pengerjaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) di sasaran 3 yang kini telah mencapai progres 20 persen.
Di lokasi pengerjaan, personel Satgas TMMD bersama warga tampak bahu-membahu mengerjakan pembangunan rumah. Mulai dari pemasangan dinding, pengerjaan kerangka bangunan, hingga penataan lingkungan sekitar rumah dilakukan secara bersama-sama.
Meski masih dalam tahap pengerjaan, semangat dan kekompakan yang ditunjukkan personel TNI bersama masyarakat menjadi gambaran nyata kebersamaan dalam menyukseskan program TMMD.
Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Arm Andang Radianto, mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang turut membantu proses pembangunan. Menurutnya, kebersamaan seperti ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan program TMMD.
“Kami mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh personel Satgas bersama masyarakat. Dengan sinergi yang kuat ini, kami optimistis pengerjaan RLTH di sasaran 3 dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi penerima,” ujarnya.
Ia berharap, pembangunan rumah tersebut nantinya dapat memberikan kenyamanan dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat penerima manfaat.
Melalui program TMMD ke-130, Kodim 1418/Mamuju tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur dan fasilitas bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan kekeluargaan antara TNI dan rakyat.
Sebab, lebih dari sekadar membangun rumah, TMMD juga menjadi wadah untuk menumbuhkan kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong demi kemajuan desa.






