Penasulbar.com, Mamuju – Pembangunan desa bukan hanya tentang mendirikan bangunan atau membuka akses jalan. Lebih dari itu, ada harapan masyarakat yang ingin diwujudkan, ada kebutuhan warga yang perlu dijawab, dan ada semangat gotong royong yang terus dijaga.
Semangat itulah yang terlihat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1418/Mamuju di Desa Pammulukang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Di desa ini, Satgas TMMD terus melanjutkan sejumlah pekerjaan fisik yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Mulai dari pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hingga penyiapan jalan darurat untuk mendukung pengerjaan plat duiker, seluruhnya menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan infrastruktur desa.
Pada Senin 26 Oktober 2026, pengerjaan RTLH sasaran satu di Dusun Pammulukang Barat masih berlangsung secara bertahap.
Personel Satgas TMMD terus mengerjakan pembangunan rumah tersebut agar dapat segera diselesaikan dan ditempati oleh penerima manfaat.
Bagi penerima manfaat, pembangunan rumah yang lebih layak diharapkan menjadi awal untuk menikmati tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
Program ini sekaligus menunjukkan bagaimana pembangunan dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Di sisi lain, Satgas TMMD juga menyiapkan jalan darurat guna mendukung pengerjaan plat duiker di Desa Pammulukang.
Langkah ini dilakukan untuk mempermudah akses selama proses pembangunan berlangsung, sehingga pekerjaan dapat berjalan lebih lancar dan aman.
Penyiapan jalan darurat menjadi bagian penting dari proses pembangunan. Sebab, kelancaran akses turut mendukung pekerjaan di lapangan, terutama ketika personel harus menyelesaikan sasaran fisik sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Dua pekerjaan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan desa membutuhkan proses, ketekunan, dan kesiapan dalam menghadapi berbagai kebutuhan di lapangan.
Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Arm Andang Radianto, mengatakan bahwa pembangunan RTLH merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak, aman, dan nyaman.
Ia juga menegaskan bahwa penyiapan jalan darurat merupakan langkah pendukung untuk memperlancar pengerjaan plat duiker, sekaligus memastikan proses pembangunan berjalan lebih efektif dan aman.
Melalui program TMMD ke-130, Kodim 1418/Mamuju berupaya menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu menunjang mobilitas warga, sementara pembangunan rumah layak huni diharapkan membantu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
Namun, makna TMMD tidak berhenti pada hasil pembangunan fisik semata. Program ini juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Di Pammulukang, setiap tahapan pekerjaan yang terus berjalan menjadi bagian dari proses mewujudkan desa yang lebih baik.
Dari rumah yang dibangun hingga akses yang disiapkan, TMMD ke-130 membawa satu tujuan, mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.






