Binda Sulbar Kencangkan Vaksinasi untuk Antisipasi Subvarian BA.2.75

Mamuju, Penasulbar.co.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah mengumumkan bahwa subvarian baru Covid-19 ditemukan di Indonesia. Subvarian omicron tersebut yakni BA.2.75. Mewaspadai hal itu, Badan Intelijen Negara Daerah Sulawesi Barat (Binda Sulbar) mengencangkan pelaksanaan vaksinasi harian.

Ka Binda Sulbar, Sudadi mengatakan, pelaksanaan vaksinasi secara masif perlu dilakukan agar seluruh masyarakat Sulbar terhindar dari penyebaran subvarian baru Covid-19.

“Meski penyebaran subvarian baru di Sulbar belum ada, namun antisipasi sejak dini perlu dilakukan dengan membentuk kekebalan tubuh masyarakat melalui vaksin,” kata Sudadi, Minggu (24/7/2022).

Tidak menutup kemungkinan, kata Sudadi, penyebaran subvarian baru bisa meluas ke seluruh daerah Indonesia jika dianggap remeh. Olehnya itu ia mengajak masyarakat Sulbar agar mau mengikuti program vaksinasi lengkap untuk meminimalisir penyebaran kasus Covid-19 di tanah air.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulbar, khususnya bagi yang belum mengikuti vaksinasi agar segera vaksin. Bagi yang telah mengikuti vaksinasi hingga booster, juga diharap tetap menjaga penerapan prokes secara ketat,” tambahnya.

Subvarian baru Covid-19 tersebut saat ini sudah beredar di India dan masuk ke 15 negara lain, termasuk di Indonesia. Kasus subvarian tersebut ditemukan satu di Bali dari kedatangan luar negeri dan dua ada di Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *