Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras saat menghadiri pembukaan Diklat paskibra tahun 2026.
Mateng,penasulbar.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tetap menyiapkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam formasi lengkap, meski pelaksanaan pembinaan dan pelatihan dilakukan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelaksanaan tugas Paskibraka. Pemerintah daerah tetap memberikan pembinaan kepada para calon anggota Paskibraka dengan menyesuaikan pola pelatihan terhadap kemampuan anggaran yang tersedia.
“Setiap tahun pola pelatihan memang berbeda dan disesuaikan dengan kondisi anggaran. Kalau tahun-tahun sebelumnya durasi pelatihan lebih panjang, tahun ini sekitar 12 hari. Fasilitas penginapan juga disiapkan secara sederhana, namun kami berharap mereka tetap mampu menampilkan performa terbaik,” ujar Arsal.
Menurutnya, keputusan untuk tetap mempertahankan formasi penuh bukanlah keputusan yang mudah. Pemerintah daerah telah melakukan berbagai pertimbangan sebelum memastikan Paskibraka Kabupaten Mamuju Tengah tetap tampil dengan susunan lengkap, yakni formasi 17, formasi 8, dan formasi 45.
“Kami ingin pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI tetap berlangsung khidmat dan membanggakan. Karena itu, meskipun anggaran terbatas, formasi lengkap tetap kami pertahankan,” tegasnya.
Arsal optimistis para anggota Paskibraka yang telah menjalani pembinaan mampu menunjukkan disiplin, semangat, dan dedikasi terbaik saat bertugas pada upacara pengibaran Sang Merah Putih.
Langkah ini menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme dan pembinaan generasi muda tetap menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah.
Efisiensi anggaran tidak mengurangi tekad pemerintah untuk menghadirkan pelaksanaan upacara kemerdekaan yang berkualitas, khidmat, dan penuh makna bagi masyarakat. (Nsp)






