Target 17.826 Orang Serentak Angkat Suke! Mamasa Gebrak Dunia Lewat Kopi dan Budaya

Cangkir lokal Mamasa terbuat dari bahan bambu (Suke) . Foto:duk.pena

Mamasa,penasulbar.com — Sebanyak 17.826 orang ditargetkan mengikuti kegiatan Minum Kopi Secara Serentak Menggunakan Cangkir Bambu Suke di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Kegiatan ini menjadi momentum syukuran atas diraihnya Sertifikat Indikasi Geografis (IG) Kopi Mamasa), sekaligus upaya melestarikan budaya lokal, meningkatkan kualitas dan produksi kopi, serta mempromosikan potensi pariwisata daerah.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mamasa, Arvin Ital, mengatakan penggunaan Suke merupakan simbol kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

“Ini bukan sekadar minum kopi bersama, tetapi momentum untuk melestarikan budaya, memperkenalkan Kopi Mamasa, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Arvin.

Menurutnya, diraihnya IG Kopi Mamasa diharapkan mampu meningkatkan daya saing, nilai jual, kualitas, dan produksi kopi sehingga memberikan manfaat lebih besar bagi petani.

Kegiatan dengan target 17.826 peserta tersebut juga diharapkan memberi dampak positif bagi UMKM, pengrajin bambu, pelaku kuliner, dan ekonomi kreatif sekaligus menjadi sarana promosi pariwisata Mamasa.

“Dari Suke dan secangkir kopi, kita rawat budaya, kita kuatkan kebersamaan, kita promosikan Mamasa,” pungkasnya. (Nisan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *