Kepala sekolah SMPN 3 Tabulahan, Lanto SE.,MM., Gr., sedang memberikan sambutan kepada para siswa baru. Foto:duk.pena.
Mamasa,penasulbar.com – Hari pertama masuk sekolah menjadi momen penting bagi setiap peserta didik, khususnya siswa baru yang mulai beradaptasi dengan lingkungan pendidikan. Momentum ini dimanfaatkan sekolah untuk memperkenalkan lingkungan, budaya, serta aturan yang akan menjadi pedoman selama proses belajar.
Hal tersebut juga dilakukan oleh SMP Negeri 3 Tabulahan, yang berlokasi di Desa Saluleang, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa. Sekolah yang berada di wilayah pedalaman ini menyambut para siswa baru dengan penuh keramahan sekaligus memberikan pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7/2026).
Kepala SMPN 3 Tabulahan, Lanto, S.E., M.M.Gr., mengatakan bahwa kegiatan hari pertama difokuskan untuk membantu siswa mengenal lingkungan sekolah, memahami tata tertib, serta mengetahui visi dan misi sekolah sebagai bekal selama menempuh pendidikan.
“Hari ini kami menyambut siswa baru dengan penuh keramahan. Mereka dibekali pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, serta pemahaman terhadap visi dan misi sekolah agar dapat beradaptasi dengan baik,” ujar Lanto.

Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, Lanto juga memberikan motivasi kepada para peserta didik agar memiliki semangat belajar yang tinggi dan terus berusaha meraih cita-cita.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
SMPN 3 Tabulahan mengusung visi “Terwujudnya Generasi Berkarakter, Cerdas, Sehat, Berbudaya, dan Berwawasan Lingkungan.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, sekolah memiliki sejumlah misi, yakni menyelenggarakan pendidikan karakter guna membentuk generasi yang berakhlak mulia, berintegritas, dan berdaya saing global; mengembangkan potensi kecerdasan intelektual, spiritual, emosional, dan kinestetik sehingga lahir generasi unggul yang multitalenta; mewujudkan peserta didik yang sehat jasmani dan rohani serta memiliki keterampilan hidup (life skills); menumbuhkan budaya positif di lingkungan sekolah sebagai sumber kearifan dalam bertindak; serta menyelenggarakan pendidikan yang berwawasan lingkungan.
Melalui kegiatan pengenalan lingkungan sekolah tersebut, diharapkan para siswa baru dapat beradaptasi dengan cepat, merasa nyaman dalam proses pembelajaran, serta tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan. (NSP)






