Dukung Keberlanjutan MBG, Ribuan Massa Minta Program Hadir di Pelosok Sulbar

Suasana aksi unjuk rasa yang digelar aliansi masyarakat Sulbar meminta keberlanjutan dan pemerataan MBG sampai ke pelosok. Foto: duk. Pena

Mamuju,penasulbar.com – Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sulawesi Barat (ASMARA) menggelar aksi damai dengan mendatangi Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat. Aksi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menyampaikan aspirasi agar program nasional tersebut segera dinikmati secara merata oleh masyarakat di wilayah pelosok, khususnya daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Dengan membawa spanduk, poster, dan berbagai atribut bertuliskan dukungan terhadap Program MBG, massa bergerak menuju Kantor DPRD Sulbar untuk melakukan audiensi dengan pimpinan dan anggota DPRD. Aksi berlangsung tertib, damai, dan mendapat pengawalan dari aparat keamanan.

Dalam orasinya, para peserta aksi menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis nasional yang sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Oleh karena itu, mereka menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program tersebut.
Namun demikian, massa menyoroti fakta bahwa lebih dari satu tahun sejak Program MBG berjalan, masyarakat di wilayah pelosok Sulawesi Barat masih belum merasakan manfaat maupun hidangan Makan Bergizi Gratis.

“Kami hadir bukan untuk menolak Program Makan Bergizi Gratis. Sebaliknya, kami datang untuk memberikan dukungan penuh agar program ini benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Sudah lebih dari satu tahun program ini berjalan, tetapi anak-anak di pelosok belum menikmati hidangan MBG. Semua anak negeri memiliki hak yang sama tanpa membedakan apakah mereka tinggal di kota maupun di daerah 3T,” tegas salah seorang orator.

Menurut ASMARA, pemerataan Program MBG merupakan bentuk keadilan sosial yang harus diwujudkan oleh negara. Anak-anak yang tinggal di desa terpencil memiliki hak yang sama untuk memperoleh makanan bergizi sebagai investasi bagi masa depan bangsa.

Selain menyoroti pemerataan penerima manfaat, massa juga menekankan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya soal penyediaan makanan bergizi, tetapi juga membangun sebuah ekosistem ekonomi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Program tersebut diyakini mampu membuka lapangan kerja melalui pembangunan dan operasional dapur MBG, memberdayakan tenaga kerja lokal, memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menciptakan pasar yang berkelanjutan bagi hasil pertanian, peternakan, dan perikanan masyarakat.

“MBG bukan hanya tentang makanan bergizi. Ini adalah ekosistem ekonomi kerakyatan. Ketika dapur MBG hadir di desa-desa, petani dapat menjual hasil panennya, nelayan memperoleh kepastian pasar, peternak ikut berkembang, UMKM diberdayakan, lapangan kerja terbuka, dan roda perekonomian desa bergerak. Karena itu, masyarakat di pelosok juga harus menjadi bagian dari program ini,” ujar perwakilan massa.

Setibanya di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat, perwakilan massa diterima untuk menyampaikan aspirasi melalui audiensi. Dalam kesempatan tersebut, ASMARA meminta DPRD Sulbar mengawal dan memperjuangkan percepatan pemerataan Program MBG kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. (Nsp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *