Pj Bupati Mamasa, Dr. Muh. Zain. Foto :Duk.pena.
MAMASA,PS – Sejumlah Penggiat media sosial menyorot kinerja Pj Bupati Mamasa, Dr. Muhammad Zein selama 10 bulan memimpin Mamasa.
Mareka mempertanyakan, apa saja yang dilakukan Pj Zain selam 10 bulan di Mamasa. Bahkan akhir-akhiri ini sejumlah grup Whatsapp dan Fb ramai membincangkan capaian kinerja Dr Zein.
Menanggapi pertanyaan sejumlah netizen, Pj Bupati Mamasa, Dr. Muh. Zain angkat bicara.
Dikonfirmasi via selulernya, Zain mengatakan, sejak dilantik menjadi Pj Bupati Mamasa, dirinya telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan yang terbaik bagi Kabupaten Mamasa.

Ia mengungkapkan, sebagai Pj Bupati, ada beberapa penugasan yang harus dilakukan diantaranya, menjaga kesinambungan transisi pemerintahan daerah, menyukseskan Pemilu dan Pilkada serentak, penanganan stunting, kemiskinan ekstreem, dan penanganan anak putus sekolah serta beberapa tugas lainnya.
Untuk menyukseskan Pemilu 2024, kata Zein, dirinya berupaya menciptakan kondusivitas daerah dengan meredam konflik sosial. Hal itu berhasil dilakukan diawal penugasannya sehingga Pemilu di Kabupaten Mamasa berjalan aman dan lancar.
Untuk penanganan stunting, Zein mengusung 12 program prioritas yang dijawantahkan dalam berbagai progress program sehingga mampu menurunkan angka stunting hingga tuju persen dalam enam bulan terakhir. Hal ini sesuai hasil Survey Status Gizi Indonesis (SSGI) yang dirilis melalui BKKBN Sulawesi Barat belum lama ini.
Pj Bupati Mamasa juga berhasil menjaga tingkat inflasi tetap rendah, mampu menekan Inflasi selama 10 bulan terakhir. Prestasi ini mendapat apresiasi langsung dari presiden RI Joko Widodo saat berkunjung ke Mamasa.
Di bidang sosial kemasyarakatan dan lingkungan, Zain berhasil menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,11 persen dan mampu menangani lebih 200 titik longsor di enam kecamatan dalam jangka waktu 2 bulan. Hal ini boleh dilakukan berkat lobih Zain ke Pemerintah pusat.
Saat itu, sesuai instruksi Presiden RI, BNPB langsung memberikan bantuan kepada warga berupa dana awal siap pakai senilai 250 juta, diperuntukkan untuk mendukung operasional penanganan darurat bencana tanah longsor Kabupaten Mamasa, ditambah ribuan paket untuk masyarakat, total bantuan jika dirupiahkan sekitar Rp7 M.

Dr Zain juga mampu mendatangkan bantuan Kemensos senilai Rp140,9 M dengan rincian anggaran langsung ke masyarakat dan pencanangan lumbung sosial pertama di Sulawesi Barat di Kecamatan Nosu dan Kecamatan Bambang.
Disisi penataan birokrasi, Pj Bupati M Zain juga mendatangkan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) dalam rangka perbaikan tata kelola pemerintahan yang bersih melayani di kabupaten Mamasa.
Lebih dari itu, M Zain juga mampu mendatangkan Presiden RI, Joko Widodo ke Kabupaten Mamasa yang membuahkan kado untuk Mamasa dalam bentuk pembangunan Rehab RSUD, penambahan pembangunan inprastruktur jalan tahun 2025, dan Pembangunan Pasar Mamasa (semua dalam proses).
Kehadiran Presiden RI Joko Widodo meninggalkan jejak baik, syarat pembangunan RSUD, Presiden meminta pengusulan 80 Calon dokter ke Kementerian kesehatan (dalam proses), rehab rumah sakit up grade dari tipe D ke tipe C.
Pada bidang pertanian, telah mengusulkan 5.000 hektar pembebasan lahan hutan produksi untuk pinjam pakai petani melalui Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat, mengusulkan cetak sawah seluas 5.000 hektar ke Kementerian Pertanian. Juga telah mengusulkan dua juta bibit ikan nila, dua juta bibit kopi, ribuan bibit alpukat, duren dan tanaman hortikultura ke Provinsi Sulawesi Barat.
Selain itu, Kegigihan M Zain juga telah mengusulkan dari 816 menjadi 4.700 galian C PUPR (proses pengerjaan tahun 2024) dan pembangunan 16 gedung sekolah di kabupaten Mamasa dengan estimasi pembangunan awal tahun 2025.
“Capaian-capaian prestasi tersebut tidak akan terwujud tanpa sinergitas semua pihak, itu adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat Mamasa tidak lebih,” pungkas Zain.
Meski demikian, dirinya juga menyadari bahwa masih banyak hal yang selama ini dirindukan untuk memperbaiki daerah Mamasa yang belum bisa diwujudkan.
“Tentu sebagai manusia, kita sadar bahwa masih banyak kekurangan kita. Terkhusus beberapa program yang sedang kita perjuangkan semoga bisa berjalan mulus demi masyarakat Kabupaten Mamasa,”tutup Zain. (ADV)






