Kondisi rumah warga di Desa Salubulo, Kecamatan Bambang yang tertimbun material longsor. Foto : duk. Pena
MAMUJU,PS – Bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa, pada Selasa, 21 Mei 2024 membuat sejumlah rumah warga rusak parah tertimbun material longsor.
Beberapa desa yang terdampak paling parah diantaranya, Desa Salukepopo, Minanga, Rantepaldo dan Desa Salubolo.
Kepala Desa Salubulo, Rintoris mengatakan, dua rumah warga tertimbun material longsor dan sebanyak 30 unit rumah beresiko roboh dan tertimbun material longsor.
“Dua unit rumah warga Salubulo rusak berat tertimbun longsor dan 30 lainnya terancam roboh jika curah hujan terus tinggi,”ungkap Rintoris.

Lanjut dikatakan, untuk langka penanganan maka pihaknya menggerakkan warga untuk melakukan kerja bakti membersihkan material longsor dan membuka akses jalan yang terputus.
“Beberapa hari ini kita kerja bakti membersihkan material longsor khususnya jalan desa yang sempat terputus” ungkapnya.
Ia berharap bantuan dari Pemda Mamasa untuk warga yang terdampak bencana.
“Semoga Pemda Mamasa bisa memberi perhatian, khususnya bantuan bagi warga terdampak bencana,” tutup Rintoris.

Sebelumnya, Pj Bupati Mamasa, Muh. Zain mengeluarkan Keputusan Bupati Mamasa Nomor: 360/KPTS-111/V/2024 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Tanah Longsor di Kecamatan Mambi, Kecamatan Aralle, Kecamatan Bambang, dan Kecamatan Rantebulahan Timur Kabupaten Mamasa.
Status tanggap darurat bencana tersebut berlaku selama 14 hari, sejak 22 Mei hingga 4 Juni 2024. (Ns-01)






