Ratusan Guru di Kabupaten Mamasa menggelar aksi menuntut gaji sertifikasinya dibayarkan. Foto Duk. Pena.
Mamasa,penasulbar.co.id – ratusan Guru di Kabupaten Mamasa kembali turun jalan menggelar aksi demonstrasi menuntut pembayaran tunjangan sertifikasi yang belum dibayarkan.
Guru mengancam akan melakukan mogok mengajar jika tunjangan sertifikasinya tidak diberikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa.
Dalam orasinya, Rima salah satu guru di Kabupaten Mamasa mengatakan tidak ada alasan Pemda Mamasa menahan atau mengalihkan dana sertifikasi guru karena itu hak guru.
“Kami minta Pemda Mamasa segera membayarkan tunjangan sertifikasi guru di Kabupaten Mamasa. Jangan disalahgunakan karena itu peruntukannya jelas untuk tunjangan sertifikasi guru,”tegas Rima.
Aktivis perempuan Mamasa itu dengan lantang meneriakan bahwa jangan mempermainkan guru karena kalian bisa menjadi pejabat berkat jasa para guru.
“Semua pejabat yang berada di gedung yang besar ini boleh jadi pejabat karena jasa guru tetapi hari ini kalian tega memperlakukan guru seperti ini. Jadi kesebaran kami sudah habis dan kami akan mogok mengajar jika hak kami tidak diberikan,” teriak Rima Sambil menujuk tangan kearah Kantor Bupati Mamasa.
Rima menduka Diknas pendidikan Kabupaten Mamasa menjadi tempat basa bagi uknum-uknum yang hanya mau memperkaya diri sehingga mengorbankan kesejahteraan para guru.
“Saya menduga bahwa Dinas pendidikan Kabupaten Mamasa telah mejadi lahan basa bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memperkaya diri,” ungkapnya.
Berikut enam tuntutan guru Kabupaten Mamasa,
1. Segera bayarkan tunjungan sertifikasi guru triwulan tiga sebanyak 50 guru.
2. Segera bayarkan tunjangan sertifikasi guru triwulan empat tahun 2023.
3.Segera bayarkan Tamsil non sertifikasi
4.Jika poin 1,2 dan 3 tidak terealisasi sampai tanggal 15 Januari 2024 maka mulai tanggal 16 Januari 2024 guru akan melakukan aksi mogok mengajar
5.Selain mogok mengajar, guru akan menempu jalur hukum
5. Apabila ada guru yang mengalami tekanan atau intimidasi dari pejabat tertentu maka kami akan turun bersama-sama untuk membela mereka.
Menanggapi tuntutan guru, Sekda Mamasa H Muh. Syukur mengungkapkan bahwa gaji sertifikasi guru akan dibayarkan mulai hari ini.
“Kita harus bayarkan karena guru tidak boleh mogok mengajar, ini demi anak-anak kita semua. Mulai hari ini kita proses pembayarannya secara manual,”ungkap Syukur.
(Ns-01)






