TRC BPBD Mateng Siaga 1×24 Jam Tanpa Henti, Tegaskan Komitmen Pelayanan Tanpa Libur

Mateng,penasulbar.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan penanggulangan bencana kepada masyarakat. Melalui Tim Reaksi Cepat (TRC), BPBD memastikan kesiapsiagaan penuh selama 1×24 jam tanpa mengenal hari libur. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan kesiapsiagaan tim pada Sabtu (14/2/2026).

Setiap regu TRC BPBD terdiri dari sekitar 12 hingga 14 personel yang selalu berada dalam kondisi stay on atau siaga penuh. Sistem kerja dilakukan secara bergantian agar kesiapan personel tetap terjaga dan mampu merespons dengan cepat setiap laporan kejadian, baik bencana alam maupun situasi darurat lainnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Hamka, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan profesional dalam melindungi masyarakat dari berbagai risiko bencana. Menurutnya, kesiapan tim menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak yang ditimbulkan ketika terjadi keadaan darurat.

“Tidak ada kata libur bagi TRC. Ketika masyarakat membutuhkan, tim harus siap bergerak kapan saja,” tegas Hamka.

Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, TRC BPBD tidak hanya melakukan penanganan darurat saat terjadi bencana, tetapi juga melaksanakan asesmen cepat terhadap situasi yang terjadi. Selain itu, tim juga melakukan evakuasi korban, distribusi logistik bantuan, serta koordinasi lintas sektor dengan berbagai instansi terkait guna memastikan penanganan bencana berjalan efektif.

Sistem piket dan pembagian regu yang terstruktur memungkinkan kesiapsiagaan tetap terjaga, bahkan ketika menghadapi kondisi cuaca ekstrem maupun potensi bencana yang meningkat. Dengan kekuatan personel yang memadai di setiap regu, TRC mampu bergerak cepat dan melakukan penanganan secara tepat di lokasi kejadian.

Komitmen siaga 24 jam ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran BPBD tidak hanya saat terjadi bencana besar, tetapi juga dalam setiap potensi ancaman yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana serta segera melaporkan setiap kejadian darurat kepada pihak berwenang. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam upaya pengurangan risiko bencana serta penyelamatan jiwa.

Dengan semangat pengabdian tanpa henti, TRC BPBD terus berdiri di garis terdepan untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *