Kepala Dinas PMD Mamasa, H. Yahyaddin Karim.
Mamasa,ps.co.id – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Mamasa menyisahkan berbagai persoalan. Sebanyak Enam desa dari 48 desa yang menyelenggarakan Pilkades melayangkan keberatan kepada panitia Pilkades Tingkat Kabupaten.
Ketua patita Pilkades tingkat Kabupaten Mamasa, Rossi Nurwardani mengungkapkan, secara umum penyelenggaraan Pilkades berjalan lancar. Hanya saja, Kata Rossi, ada 6 desa yang melayangkan keberatan ke panitia Kabupaten.
Keenam desa tersebut ialah Desa Panetean, Desa Salu Alo, Desa Rante Kamase, Desa Salo Ahok, Desa Salo Kona dan Desa Passembu.
Dia menyebutkan, pokok persoalan yang menjadi dasar keberatan para calon di desa tersebut rata-rata pada tingkat akurasi data pemilih dan dugaan politik uang.
“Kami sudah terima keberatan dari calon Kases yang kalah. Mereka persoalkan data pemilih dan dugaan money politic. Mereka meminta pemungutan suara ulang,” terang Rossi, saat ditemui di Mamasa, Rabu (15/12/2021).
Rossi menyebutkan, saat ini pihaknya sedang melakukan kajian dan menganalisa setiap materi keberatan para calon.
“Kami sedang mempelajari materi keberatan. Jika terbukti maka akan diproses sesuai peraturan yang berlaku, ” pungkasnya.
Menanggapi keberatan beberapa Calon Kades, Kepala PMD Kabupaten Mamasa H. Yahyaddin Karim mengatakan, keberatan para Calon Kades adalah hal yang wajar dalam demokrasi dan dijamin undang-undang.
“Keberatan itu biasa dan dijamin undang-undang. Hanya saja, harus disampaikan dengan cara yang benar sesuai aturan” imbuhnya.
Lanjut ia berpesan kepada kesemua masyarakat desa khususnya yang menyelenggarakan Pilkades agar tetap menjaga kedamaian dan terus menjalin silaturahmi kekeluargaan.
“Pilkades sudah selesai. Mari kita kembali saling merangkul dan mendukung kepala desa yang terpilih demi kemajuan desa,” tutup Yahyaddin. (Ns-01).






