Tobadak Berpotensi Jadi Pemasok Pangan IKN, Ketua DPRD Mateng Soroti Penguatan Hilirisasi dan Infrastruktur

Ketua DPRD Mateng, Hj Nirmlasari Aras saat menghadiri Musrenbang Kecamatan Tobadak. 

Mateng,penasulbar.com – Ketua DPRD Mamuju Tengah (Mateng), Hj Nirmalasari Aras, menegaskan Kecamatan Tobadak memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Bahkan, Tobadak dikenal sebagai kecamatan dengan pemukiman transmigrasi terbesar di Kabupaten Mamuju Tengah.

Hal itu disampaikan Nirmalasari saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tobadak  Kamis, 12 Februari 2026.

“Tentu ini adalah potensi yang sangat baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, mulai dari produksi hasil perkebunan sawit, peternakan sapi dan unggas yang memadai,” ungkap Nirmalasari.

Menurutnya, dengan potensi sumber daya yang melimpah, Tobadak memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pemasok pangan bagi Ibu Kota Negara (IKN) di masa mendatang. Namun, hal tersebut harus ditopang dengan perencanaan yang matang, terutama dalam proses hilirisasi pangan dan pengembangan komoditas unggulan.

“Dengan dari awal proses hilirisasi pangan dan komoditas di Tobadak dirancang dengan baik, tentu ke depan daerah ini bisa menjadi pemasok pangan bagi IKN,” ujarnya.

Ia menekankan, Musrenbang menjadi wadah strategis untuk menyatukan gagasan dan aspirasi dalam mendorong percepatan pembangunan di tingkat kecamatan.

“Tentu lewat Musrenbang ini, menjadi wadah bersama, mendorong semangat pertumbuhan ekonomi Tobadak lebih baik,” kata Nirmalasari.

Meski demikian, ia juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus segera diatasi. Di antaranya akses pasar yang masih terbatas, kualitas pendidikan yang perlu ditingkatkan, serta layanan kesehatan di desa-desa pinggiran yang belum optimal, meskipun fasilitas di pusat kecamatan relatif memadai.

“Ini menjadi prioritas rencana pembangunan tahun ini. Musrenbang adalah wadah musyawarah mufakat; kita harus menyinergikan aspirasi masyarakat dengan program pusat, provinsi, dan daerah,” tegasnya.

Melalui forum Musrenbang tersebut, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dalam merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran, guna memperkuat peran Tobadak sebagai salah satu motor penggerak ekonomi di Mamuju Tengah. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *