Kondisi PKM Bumal yang disegel pemilik lahan. Foto: duk. Pemain.
MAMASA,PS – Puskesmas (PKM) Buntu Malangka, Kecamatan Buntu Malangka, Kabupaten Mamasa disegel pemilik lahan pada Sabtu (11/5/2024).
Hal itu dilakukan pemilik lahan karena kecewa lantaran dana pembebasan lahan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa hingga kini belum dibayarkan.
Kepala Puskesmas Bumal, Miktam Marrabang saat ditemui di lokasi PKM mengatakan, tadi pagi pemilik lahan menutup pintu masuk puskesmas dengan memasang palang dari bambu.
“Tadi pagi pemilik lahan datang dan menyegel PKM dengan memasang palang pada pintu depan. Kami diminta untuk tidak menggunakan gedung PKM sebelum pembebasan lahannya diselesaikan,” ungkap Miktam.
Merespon penyegelan PKM Bumal, Pj Bupati Mamasa, Dr. Muhammad Zain langsung turun tangan.
“Besok masalahnya harus selesai. Itu menyangkut pelayanan Kesehatan tidak boleh ditutup,”ucap Zain melalui sambungan selulernya.
Zain mengatakan, pihaknya telah memerintahkan Kaban keuangan Mamasa dan Kadis Kesehatan untuk segera menyelesaikan persoalan PKM Bumal.
“Saya berikan atensi khusus ketiga persoalan menyangkut Kesehatan. Ini tidak boleh dibiarkan karena kasian masyarakat,” tegas Zain.
Menindaklanjuti perintah Pj Bupati Mamasa, Kadinkes Mamasa, dr. Ratna langsung bergerak mencari solusi. Ia mengungkapkan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Pj Bupati Mamasa dan secepatnya akan mencari solusi membayar pembebasan lahan.
“kami mengharapkan agar segel puskesmas dibuka kembali karena Pemda dalam hal ini Pak PJ Bupati sudah menyampaikan akan segera menyelesaikan pembayarannya,” tulis dr Ratna melalui pesan Whatsappnya.
Berdasarkan informasih yang dihimpun media ini, tanah pembangunan PKM Bumal telah diserahkan pemilik lahan sejak tahun 2022 dan digunakan untuk membangun gedung PKM. Namun, hingga kini dana pembebasan lahan belum diterima pemilik lahan. (ADV)






