Penasulbar.co.id, Mamuju – Rencana kelanjutan pembangunan Jl Arteri Tahap II terus mendapat protes dari masyarakat Lingkungan Tambi, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Sulbar.
Protes itu dilakukan dikarenakan pembangunan jalan arteri nantinya akan membelah pemukiman warga tersebut.
Hal itu, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, mengaku sudah mendengar masukan masyarakat Tambi terkait pembangunan Jl Arteri Tahap II.
“Kami datang ke Tambi hanya sekedar silaturahmi dan semua masukan dan keluhan dari masyarakat kita sudah catat,” kata Sutinah, Senin (14/11/22) kemarin.
Kata dia, Pemkab Mamuju akan mengusulkan masukan warga Tambi ke Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN) PUPR Sulbar.
Pada intinya, lanjut Sutinah, masyarakat menginginkan pembangunan jalan arteri tahap II dipindahkan.
“Ya kita akan usulkan ke balai jalan karena mereka tidak menolak pembangunan, tapi harus dipindahkan ke jalur pantai,” ujarnya
Kemudian, terkait pengakuan masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam sosialisasi rencana pembangunan arteri itu juga akan disampaikan ke balai nanti.
“Terus terkait masyarakat yang mengatakan tidak ada sosialiasi dari balai soal amdal, saya akan konfirmasi juga apakah benar atau tidak,” ujarnya.
Iklan untuk Anda: Polri Temukan CCTV yang Akan Ungkap Kasus Kematian Brigadir J
Advertisement by
Sutinah menegaskan, jika pembangunan arteri itu mengancam masyarakat atau dapat menenggalamkan pemukiman warga maka dia menolak keras.
“Kita tidak akan pernah merugikan masyarakat, saya akan menolak jika pemabangunan arteri menenggalamkan pemukiman warga,” tegasnya.
(ADV)






