Pemandangan indah, objek wisata buntu kepa’. Foto : Humas Kominfo Mamasa.
MAMASA – Satu lagi objek wisata alam yang tidak kalah menariknya dari sekian banyak tempat wisata di Kabupaten Mamasa. Anda pastinya rugi jika anda adalah pencinta alam tetapi belum pernah berkunjung ke BUNTU KEPA’ dan mulai mengesplor keindahan alam Mamasa dari puncak 1300 mdpl. Perjalanan ke Buntu Kepa’ cukup ditempuh dengan kendaraan bermotor atau roda empat selama kurang lebih 18 menit dari Kota Mamasa.
Dinamai Buntu kepa’, karena bukit indah yang berjarak kurang lebih 1 kilometer dari kota Mamasa itu menjadi tempat berkunjungnya sejumlah burung jenis sriti dan burung layang-layang (dalam bahasa setempat “dassi Kepa’) pada pagi dan sore hari. Burung-burung itu seakan mengetahui bahwa bukit kecil cantik itu merupakan tempat persinggahan mereka dikala penat mencari makan seharian.
Kini Buntu Kepa’ yang dikelola oleh keluarga sekitar di Desa Taupe, Kecamatan Mamasa menjadi tempat wisata favorit dalam satu tahun terakhir sejak warga setempat bekerja sama dengan pemerintah desa mendirikan gazebo-gazebo tempat pengunjung menikmati pemandangan kota Mamasa di bawah selimut kabut yang berarak mengelilingi gunung Mambulilling yang merupakan salah satu ikon Bumi Kondosapata.
Keindahan Buntu Kepa’ semakin terasa saat bangun pagi dari jam 6 sampai pukul 8 saat kabut masih menyelimuti leleng-lereng gunung. Anda akan disuguhkan sensasi serasa berada di atas awan. Maka tidak salah jika Anda berkunjung ke sana, sempatkanlah untuk bermalam dengan persiapan perlengkapan tenda, selimut dan perlengkapan lainnya.
Sejak dibuka pada maret 2022 lalu jumlah pengunjung sampai kru Wartakominfosandi Mamasa melakukan perjalanan jurnalistik ke Bukit Indah Buntu Kepa’ tercatat sebagai pengunjung ke 6378. Karcis masuk untuk satu orang pengunjung cukup murah, Anda cukup membayar lima ribu Rupiah untuk dapat menikmati keindahan alam Buntu Kepa’.
Dengan keindahan yang disuguhkan maka tidak salah Plt Gubernur Sulawesi Barat Akmal Malik pada kesempatan kunjungan kerja ke Mamasa pada 2022 lalu menyempatkan diri untuk mengesplor keindahan Buntu Kepa’. Akmal berharap agar masyarakat Mamasa tidak menyia-nyiakan keindahan alam yang dianugerahkan Tuhan kepada warga Mamasa, tetapi mestinya terus dikembangkan sehingga dapat mendatangkan devisa untuk peningkatan taraf ekomomi masyarakat setempat.
Penduduk setempat berharap, dengan dikelolahnya tempat wisata baru di Buntu Kepa’ akan menambah tempat wisata baru di Mamasa. Mereka berharap setidaknya ada perhatian dari dinas terkait untuk pengembangan tempat wisata Buntu Kepa’ yang lebih baik.
Laporan: Paulus Sudi untuk Humas Mamasa
Editor: Hartanto






