Komisi II DPRD Sigi Studi Tiru Pengawasan Investasi ke DPMPTSP Mamuju Tengah

Rombongan Komisi III DPRD Sigi saat melakukan studi tiru di DPM PTSP Mamuju Tengah. Foto:itw

Mateng,penasulbar.com– Komisi II DPRD Kabupaten Sigi melakukan kunjungan kerja ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mamuju Tengah, Kamis (12/3/2026). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka studi tiru dan konsultasi terkait pengawasan kebijakan penanaman modal serta efektivitas pelayanan perizinan.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD Kabupaten Sigi dalam memaksimalkan fungsi pengawasan lembaga legislatif, khususnya Komisi II yang membidangi sektor perekonomian, investasi, serta perdagangan.

Dalam pertemuan itu, rombongan DPRD Kabupaten Sigi berdiskusi dengan jajaran DPMPTSP Mamuju Tengah mengenai sistem pengawasan penanaman modal, efektivitas penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), hingga berbagai inovasi pelayanan perizinan yang diterapkan oleh pemerintah daerah.

Pihak DPMPTSP Mamuju Tengah juga memaparkan sejumlah kebijakan dan strategi yang dilakukan untuk mendorong peningkatan investasi daerah. Di antaranya mekanisme pengawasan terhadap kegiatan penanaman modal serta langkah-langkah peningkatan kualitas pelayanan perizinan bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Perwakilan rombongan DPRD Kabupaten Sigi menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan investasi daerah serta pelayanan perizinan.

“Melalui diskusi ini diharapkan terbangun sinergi antar daerah dalam pengawasan penanaman modal serta penyelenggaraan pelayanan perizinan yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Kegiatan studi tiru ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi DPRD Kabupaten Sigi dalam merumuskan kebijakan yang mendukung peningkatan investasi daerah. Selain itu, kerja sama antar pemerintah daerah juga diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik.

Peningkatan investasi tersebut diharapkan turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Adv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *