Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras.
Mateng,penasulbar.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah serta para mitra kerja untuk tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun, baik uang, parsel, maupun pemberian lainnya yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan korupsi sekaligus upaya memperkuat komitmen integritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, Senin (16/3/2026).
Bupati Arsal menegaskan bahwa integritas merupakan kunci utama dalam membangun pelayanan publik yang bersih, transparan, dan profesional. Karena itu, seluruh aparatur sipil negara (ASN) diharapkan tetap menjaga komitmen moral, khususnya di momen menjelang hari raya yang kerap diwarnai dengan tradisi saling memberi.
“Integritas adalah kunci pelayanan yang bersih. Kami mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah dan mitra kerja untuk tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun, baik uang maupun parsel,” tegas Arsal.
Menurutnya, menjaga integritas bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga merupakan komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan bebas dari praktik korupsi.
Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, lanjut Arsal, terus mendorong budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, akuntabilitas, serta transparansi dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama berperan aktif dalam mencegah praktik korupsi, termasuk dengan mengendalikan dan menolak gratifikasi yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Mari bersama mencegah korupsi dan mengendalikan gratifikasi demi mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan terpercaya,” ujarnya.
Melalui imbauan ini, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah berharap seluruh aparatur dan mitra kerja dapat menjaga komitmen integritas serta menjadi teladan dalam membangun budaya birokrasi yang bersih. (Ns-01)






