Mamuju,penasulbar.co.id – Dua pekerja renovasi masjid Agung Suhada Mamuju yang tertimbun reruntuhan pembongkaran bangunan berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia.
Korban pertama atas nama Hendri berhasil dievakuasi pada pukul 22.30 Wita dalam Keadaan meninggal dunia. Jenaza korban Hendri dievakuasi ke RSUD Mamuju.
Kemudian korban kedua atas nama Daeng Tobo berhasil ditemukan pada
Kamis (23/12) pukul 02.30 dalam keadaan tak bernyawa dan Jenaza dievakuasi menuju RS Bhayangkara Mamuju.

Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju, Muhammad Arif Anwar, S.Sos.M.M mengungkapkan, kedua korban sudah ditemukan.
Ia menjelaskan, kendala yang dihadapi Tim SAR gabungan dalam proses evakuasi adalah tumpukan material bangunan yang bervolume besar yang membutuhkan alat berat.
“Kita kesulitan mengangkat material bangunan yang bermuatan cukup berat, “tutur Muh. Arif.
Dia menyampaikan, dengan ditemukannya kedua korban pada Kamis dinihari 23/12 pkl. 03.00 Wita, Operasi SAR kami nyatakan selesai dan ditutup.
Kepada seluruh unsur yang terlibat kami ucapkan terima kasih atas sinergisitas serta kerjasamanya.
“Semoga sinergitas yg terjalin dapat selalu kita tingkatkan demi memberikan pelayanan jasa SAR bagi masyarakat Sulawesi Barat,” tutup Arif. (Ns-01)







