Dorong PAD, Mamuju Tengah Pertegas Kinerja UPTD Pajak di Triwulan I 2026

Mateng,penasulbar.com – Komitmen memperkuat kinerja dan mendorong optimalisasi penerimaan daerah kembali ditegaskan di Mamuju Tengah. Melalui UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Tengah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat menggelar evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja Triwulan I Tahun 2026 sebagai langkah strategis memperkuat pengelolaan pendapatan daerah berbasis kinerja.

Bertempat di Ruang Rapat Kantor Samsat Mamuju Tengah, Senin (30 Maret 2026), kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran internal di Mamuju Tengah, mulai dari pejabat pengawas, ASN, hingga tenaga PPPK paruh waktu. Keterlibatan penuh ini menjadi cerminan soliditas tim dalam mendorong kinerja yang lebih terukur dan berdampak langsung bagi daerah.

Kepala UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Tengah, Junaedi, memimpin langsung jalannya evaluasi. Ia menegaskan bahwa Mamuju Tengah harus mampu menjadi contoh dalam pengelolaan pendapatan yang adaptif dan progresif.

“Evaluasi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagaimana kita di Mamuju Tengah mampu membaca peluang, mengatasi kendala, serta menyusun strategi yang lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, sejumlah aspek krusial dibedah secara komprehensif, mulai dari realisasi penerimaan pajak daerah di Mamuju Tengah, tingkat kepatuhan wajib pajak, hingga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, potensi kendaraan yang belum melakukan registrasi ulang serta yang masih memiliki tunggakan menjadi fokus serius untuk segera ditindaklanjuti.

Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, sekaligus memastikan pelayanan publik yang merata dan berkualitas—dimulai dari daerah seperti Mamuju Tengah.

Sementara itu, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa konsistensi evaluasi menjadi kunci utama dalam menjaga tren positif penerimaan daerah.

“Triwulan I adalah pijakan awal. Dari Mamuju Tengah, kita ukur capaian, kita perbaiki kekurangan, dan kita percepat langkah untuk memastikan target tercapai secara optimal,” tegasnya.

Dengan evaluasi ini, Mamuju Tengah diharapkan semakin memperkuat strategi kerja, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, serta menjadi salah satu motor penggerak dalam optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sulawesi Barat secara berkelanjutan. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *