Kadis PMD Sulbar, Dr. Yakub F Solon. Foto : Duk. Pena.
Mamuju,penasulbar.co.id – Kepala Dinas PMD Provinsi Sulbar Dr. Yakub F Solon mengungkapkan sejumlah langka yang dilakukan untuk mengaktifkan Posyandu di Provinsi Sulbar.
Ia mengatakan, berdasarkan data tahun 2022 jumlah Posyandu di Provinsi Sulbar sebanyak 2.271. Posyandu yang aktif sebanyak 2.150 sedangkan yang tidak aktif sebanyak 121 Posyandu.
Memasuki triwulan satu tahun 2024, jumlah Posyandu yang aktif sebanyak 2.251 dan tersisah 19 Posyandu yang ada di Kabupaten Mamuju yang belum dikatakan Aktif. Meski demikian, 19 Posyandu tersebut tetap berjalan sesuai fungsinya hanya kader yang bertugas disitu kurang dari lima orang, sementara syarat sebuah Posyandu dikatakan aktif ketika memiliki petugas atau kader Posyandu 5 orang.
Lalu apa saja langkah yang dilakukan PMD Provinsi Sulbar hingga berhasil mengatifkan 121 Posyandu dalam kurun waktu yang sangat singkat? Berikut ulasannya!
Sejak dilantik menjadi Kepala Dinas (Kadis) PMD Provinsi Sulbar pada pertengahan Januari 2024, Dr Yakub Solon langsung bekerja melakukan beberapa langka untuk mengaktifkan 121 Posyandu yang belum aktif di Sulbar.
“Pertama kita langsung rapat zoom dengan PMD Kabupaten, Kades, KPM dan Koorprov P3MD membahas langka bersama yang akan ditempu dalam mengaktifkan semua Posyandu yang belum aktif di Sulbar,” Kata Yakub Solon, saat ditemui di ruang Kerjanya, tabu (3/4/2024).
Selain itu, pihaknya juga melakukan rapat dengan tim Pokjanal Posyandu tingkat provinsi untuk membangun sinergitas dalam mengaktifkan Posyandu.
“Untuk mengaktifkan Posyandu itu kita harus bersinergi dengan banyak pihak khususnya Pokjna Provinsi dan Pokjanal Kabupaten,” ucap mantan Kepala BPSDM Sulbar itu.
Disamping itu, ia juga melalukan kegiatan peningkatan kualitas tata kelola kelembagaan Posyandu dengan melibatkan PMD Kabupaten, TP PKK Kabupaten, tim Pokjanal Posyandu Kabupaten, TP PKK Desa, Kades, dan Kader Posyandu.
“Kita juga lakukan peningkatan kualitas tata kelola Posyandu dengan menghadirkan semua pihak yang terkait mulai dari tingkat Desa, kecamatan, hingga Kabupaten,”ungkapnya.
Lanjut diutarakan, dalam triwulan dua tahun ini, PMD provinsi akan melakukan beberapa kegiatan dalam rangka memaksimalkan pelayanan Posyandu diantaranya, pembinaan kader Posyandu, peningkatan kapasitas Kader Posyandu dan penguatan regulasi di desa.
“Kita tidak hanya fokus bagaimana -mengaktifkan posyandu tetapi kita juga harus mengupayakan peningkatan kualitas layanan agar masyarakat mau memanfaatkan Posyandu. Karena itu, kita akan lakukan pembinaan kader dan peningkatan kapasitas kader Posyandu,”ungkapnya.
Untuk diketahui, Jumlah Posyandu yang ada di Provinsi Sulbar sebanyak, 2.271 yang teridiri dari Kabupaten Pasangkayu 318, Mamuju 427, Mamasa 327, Polman 676, Majene 331, dan Kabupaten Mamuju Tengah 192 Posyandu.
Sementara kader Posyandu sebanyak 11.432 orang yang terdiri dari Kabupaten Pasangkayu 1.590, Mamuju 2.135, Mamasa 1.635, Polman 3.370, Majene 1.740, dan Mateng 952 orang. (Ns-01)






