Mamuju, Penasulbar.co.id – Masih rendahnya capaian vaksinasi Covid-19 khususnya untuk dosis ketiga atau booster di daerah Sulbar membuat Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sulbar terus berupaya memaksimalkan melalui berbagai upaya, salah satunya dengan vaksinasi door to door ke lingkungan masyarakat.
Ka Binda Sulbar, Sudadi menyebutkan bahwa salah satu celah dalam penyebaran kasus Covid-19 diakibatkan oleh masih belum terpenuhinya capaian vaksinasi booster.
“Karena selama ini banyak masyarakat yang sudah beranggapan bahwa pandemi telah hilang, sehingga tidak mau mengikuti vaksinasi booster,” ujar Sudadi, Jum’at (7/10/2022).
Ia menjelaskan, meski secara nasional kasus Covid-19 telah melandai, namun ada potensi meningkat kembali jika kesadaran masyarakat dalam menerapkan prokes maupun mengikuti vaksinasi belum maksimal.
“Kami harap melalui pendekatan vaksinasi door to door ini bisa membuat masyarakat mau mengikuti vaksinasi booster. Kami juga telah mensosialisasikan terus pentingnya vaksin booster selama door to door,” tambahnya.
Menurut data Dinas Kesehatan Sulbar, capaian vaksinasi booster di Sulbar hingga 6 Oktober 2022 baru sekitar 10,97 persen dari total sasaran sebanyak 1.250.708 jiwa.






