Kadis Pertanian Mamasa,Menton Patalo sedang meninjau lokasi persawahan Desa Burana yang terdampak bencana. Foto : Duk. Pena.
Mamasa,penasulbar.co.id – Bencana banjir dan tanah longsor yang menimpa Desa Burana, Kecamatan Tabulahan Kabupaten Mamasa beberapa hari yang lalu merusak puluhan hektar persawahan dan perkebunan warga.
Bencana ini langsung direspon Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, Menton Patalo.
Menton bersama sejumlah penyuluh pertanian Kecamatan Tabulahan turun meninjau lokasi persawahan warga yang sudah rata tertimbun material banjir barupa lumpur dan kayu.

Ditemui saat menijau lokasi persawahan, Menton Patalo mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki, luas persawahan di Desa Burana 70 hektar.
Dikatakan, laporan sementara yang diterima dari pemerintah Desa Burana, luas areal persawahan yang terdampak banjir bandang kurang lebih 50 hektar.
“Data awal yang kami dapat dari pemerintah setempat, sebanyak 75 persen dari total luas persawahan Desa Burana rusak akibat bencana banjir bandang yang baru-baru terjadi,” tutur Menton di Burana, Senin (6/9/2021).

Selain persawahan, sejumlah saluran irigasi juga rusak parah dan tidak bisa lagi difungsikan.
Dia menyampaikan, Pemkab Mamasa khususnya Dinas Pertanian ikut prihatin dengan kondisi yang dialami masyarakat Burana.
Untuk itu, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu petani yang terdampak bencana.
“Kita sudah liat langsung kondisi persawahan warga yang rusak. Kita akan rampungkan data kemudian kita usulkan ke kementrian Pertanian untuk mendapatkan bantuan,” terang Menton. (ns-01)
Redaktur : Nisan Parrokak






