Mamuju  

Dari Gotong Royong Tumbuh Harapan, TMMD ke-130 Kodim 1418/Mamuju Bangun Akses Air Bersih bagi Warga Pammulukang

Penasulbar.com, Mamuju – Air bersih merupakan kebutuhan sederhana yang memiliki arti besar bagi kehidupan manusia. Di balik setiap tetesnya, tersimpan harapan tentang kesehatan keluarga, kenyamanan hidup, dan masa depan yang lebih baik.

Harapan itulah yang kini berusaha diwujudkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1418/Mamuju.

Di Desa Pammulukang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pembangunan sarana penampungan air bersih berupa menara tandon air tengah dikerjakan sebagai salah satu sasaran fisik program tersebut, Jumat (6/11/2026).

Di lokasi pembangunan, suasana kebersamaan tampak begitu terasa. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu-membahu mengerjakan pengecoran dan penyelesaian bagian dasar konstruksi menara tandon air.

Keringat yang mengalir dan tenaga yang dicurahkan menjadi gambaran nyata semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Mereka bekerja bersama, menyatukan harapan agar fasilitas air bersih tersebut nantinya dapat memberikan manfaat bagi kehidupan warga.

Pembangunan menara tandon air ini bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik. Lebih dari itu, fasilitas tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk memperoleh air bersih dalam aktivitas sehari-hari.

Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Arm Andang Radianto, mengatakan bahwa pembangunan sarana air bersih merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, ketersediaan air bersih memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun menjaga kesehatan lingkungan. Karena itu, melalui program TMMD, TNI berupaya menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Melalui pembangunan sarana air bersih ini, kami berharap masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Kami juga mengedepankan semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat agar pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Baginya, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Semangat kebersamaan yang terbangun selama pengerjaan menjadi cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Hubungan tersebut tidak hanya hadir melalui kegiatan pembangunan, tetapi juga tumbuh dari kerja sama, kepedulian, dan keinginan bersama untuk membawa perubahan bagi desa.

Melalui TMMD ke-130, Kodim 1418/Mamuju terus berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Kehadiran sarana penampungan air bersih di Desa Pammulukang diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas hidup warga.

Sebab, pembangunan sejatinya bukan hanya tentang beton, bangunan, ataupun infrastruktur yang berdiri kokoh. Pembangunan adalah tentang menghadirkan manfaat, menumbuhkan harapan, dan memastikan masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih baik.

Dari Desa Pammulukang, semangat gotong royong itu kembali menunjukkan bahwa ketika TNI dan rakyat berjalan bersama, harapan untuk mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera dapat terus dibangun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *