Mamuju  

Dari Rumah Layak Huni hingga Sumur Bor, TMMD ke-130 Kodim 1418/Mamuju Hadirkan Harapan bagi Warga

Penasulbar.com, Mamuju – Pembangunan desa bukan hanya tentang berdirinya bangunan baru atau hadirnya infrastruktur, tetapi juga tentang harapan masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Semangat itulah yang terus dibawa Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1418/Mamuju melalui pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) dan sumur bor di Desa Pammulukang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Di Dusun Pammulukang Barat, pembangunan RTLH terus berjalan. Personel Satgas TMMD bekerja secara bertahap, mulai dari pengerjaan struktur hingga pemasangan dinding bata.

Setiap tahapan menjadi bagian dari upaya menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi penerima bantuan.

Pembangunan tersebut membawa makna lebih dari sekadar pekerjaan fisik. Rumah yang layak merupakan salah satu kebutuhan mendasar bagi keluarga untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan memiliki lingkungan tempat tinggal yang lebih baik.

Di lokasi, Satgas TMMD terus berupaya mempercepat pengerjaan agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

Melalui kegiatan ini, TNI berupaya hadir di tengah masyarakat, membantu menjawab kebutuhan warga sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan di wilayah pedesaan.

Namun, kebutuhan masyarakat tidak berhenti pada tempat tinggal yang layak. Ketersediaan air bersih juga menjadi bagian penting dalam menunjang kehidupan sehari-hari.

Karena itu, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1418/Mamuju turut mengerjakan pembangunan sumur bor di Desa Pammulukang.

Sumur bor tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses air bersih yang lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya mendukung kebutuhan dasar warga sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Arm Andang Radianto, mengatakan bahwa pembangunan RTLH dan sumur bor merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui program TMMD, menurutnya, pembangunan tidak hanya diarahkan pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga pada upaya memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.

Ia berharap, pembangunan rumah layak huni dapat membantu penerima bantuan memiliki tempat tinggal yang lebih baik, sementara sumur bor dapat mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Lebih dari itu, pelaksanaan TMMD juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam membangun desa, karena kemajuan wilayah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kepedulian dan kerja sama seluruh pihak.

Melalui pembangunan RTLH dan sumur bor ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1418/Mamuju berupaya menghadirkan perubahan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Dari rumah yang lebih layak hingga harapan akan akses air bersih, setiap pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga dan menjadi bagian dari langkah menuju desa yang lebih sejahtera.

Sebab, pada akhirnya, keberhasilan pembangunan bukan semata-mata diukur dari bangunan yang berdiri, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *