Mamuju,penasulbar.com — Di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tetap menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan. Program beasiswa yang menjadi salah satu prioritas Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) bahkan mengalami peningkatan jumlah penerima manfaat pada tahun kedua pelaksanaannya.
Jika sebelumnya kuota awal beasiswa tahun 2026 hanya disiapkan untuk 203 orang, pemerintah provinsi berhasil memperluas penerima menjadi 524 orang tanpa menambah alokasi anggaran yang telah disiapkan sebesar Rp7 miliar.
Tak berhenti di sana, setelah digabungkan dengan penerima beasiswa lanjutan dan program kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, total penerima beasiswa Sulawesi Barat tahun 2026 mencapai 1.040 orang.
Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sulbar, Murdanil, mengatakan program tersebut tetap dijalankan meski pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran.
“Program beasiswa ini sudah menjadi komitmen Gubernur Suhardi Duka. Kami memaksimalkan dengan sekuat tenaga dan pikiran agar setiap anggaran benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat Sulbar,” kata Murdanil, Minggu (6/9/2026).
Ia menjelaskan, proses seleksi beasiswa tahun 2026 diawali dengan pendaftaran pada 1 Maret hingga 30 April 2026. Dari 2.531 orang yang melakukan registrasi awal, sebanyak 908 orang berhasil menyelesaikan proses pendaftaran dan mengajukan berkas secara final.
Setelah melalui proses verifikasi dan masa perbaikan dokumen, sebanyak 570 calon penerima dinyatakan lulus seleksi administrasi pada 9 Juni 2026. Selanjutnya, Komite Beasiswa yang melibatkan sejumlah perangkat daerah melakukan pembahasan untuk menentukan kelayakan penerima sekaligus menyesuaikan kuota dengan kemampuan anggaran.
Hasilnya, kuota yang semula hanya 203 orang dapat ditingkatkan menjadi 524 penerima dengan mempertimbangkan variasi besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), namun tetap dalam alokasi anggaran Rp7 miliar.
Penetapan tersebut diperkuat melalui SK Gubernur Sulawesi Barat Nomor 483 Tahun 2026 tertanggal 10 Juli 2026.
Selain penerima baru, Pemprov Sulbar juga memberikan beasiswa kepada 296 penerima lanjutan dari tahun sebelumnya. Dukungan pendidikan turut diperluas melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya untuk mahasiswa Kedokteran Unsulbar sebanyak 26 orang, STAIN Majene 69 orang, Tomakaka Mamuju 30 orang, Ambo Dalle Polman 26 orang, Unasman 22 orang, Unimaju 22 orang, Poltekkes Mamuju 25 orang.
Dengan demikian, total penerima beasiswa Sulbar tahun 2026 mencapai 1.040 orang, mulai dari jenjang diploma hingga doktoral dan profesi. Rinciannya terdiri dari 19 penerima jenjang diploma, 872 sarjana, 126 magister, 19 doktor, dan 4 profesi.
Murdanil berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
“Harapan Pak Gubernur, beasiswa ini dimanfaatkan dengan baik dan menjadi motivasi untuk segera menyelesaikan studi. Setelah itu kembali membangun Sulawesi Barat agar daerah ini semakin maju,” ujarnya.
Dengan APBD Sulbar tahun 2026 yang berada di kisaran Rp1,6 triliun, keberlanjutan program beasiswa tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Investasi pendidikan tidak bisa dirasakan hari ini, tetapi ke depan Insyaallah masyarakat Sulawesi Barat makin pintar dan cerdas,” pungkas Murdanil. (Rls)






