Mateng,penasulbar.com — Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Barat bersama Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (SENTER KIM) di Kabupaten Mamuju Tengah.
Kegiatan yang mengusung tema “KIM Cerdas Digital, Sulbar Aman dan Produktif” tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah. Pelaksanaan SENTER KIM diharapkan dapat memperkuat literasi dan kecakapan digital masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi informasi secara sehat, aman, dan produktif.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mamuju Tengah, Hajai, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Barat bersama Relawan TIK Sulawesi Barat atas pelaksanaan kegiatan tersebut di Kabupaten Mamuju Tengah.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah membuka peluang yang semakin besar bagi masyarakat. Internet saat ini tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi dan hiburan, tetapi telah menjadi bagian penting dalam mendukung pendidikan, pelayanan publik, pengembangan usaha, penyebaran informasi, hingga peningkatan produktivitas masyarakat.
“Perkembangan teknologi digital memberikan peluang yang sangat besar bagi masyarakat. Internet tidak lagi sekadar menjadi sarana komunikasi dan hiburan, tetapi telah menjadi bagian penting dalam pendidikan, pelayanan publik, pengembangan usaha, penyebaran informasi, hingga peningkatan produktivitas masyarakat,” ujar Hajai.
Meski demikian, ia menekankan bahwa kemajuan teknologi harus diiringi dengan kecerdasan dan tanggung jawab dalam penggunaannya. Masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk memilah dan memverifikasi informasi, mengenali berita palsu atau hoaks, menjaga keamanan data pribadi, serta menggunakan media digital secara sehat, positif, dan produktif.
Hajai menilai tema “KIM Cerdas Digital, Sulbar Aman dan Produktif” sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, seiring semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi dan tingginya arus informasi melalui berbagai platform digital.
Ia berharap pelaksanaan SENTER KIM tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata, tetapi dapat menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menggunakan sekaligus menyebarluaskan informasi secara cerdas, santun, dan bertanggung jawab.
“Khusus kepada para peserta, saya mengajak untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengetahuan, membangun jejaring, dan nantinya menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan masyarakat masing-masing,” katanya.
Lebih lanjut, Hajai mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun ekosistem digital yang sehat, aman, dan produktif. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, relawan TIK, dan masyarakat menjadi penting agar perkembangan teknologi dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Barat bersama Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi Provinsi Sulawesi Barat yang telah melaksanakan kegiatan ini di Kabupaten Mamuju Tengah,” tutur Hajai.
Kegiatan SENTER KIM tersebut kemudian secara resmi dibuka oleh Hajai. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi para peserta, khususnya dalam meningkatkan literasi, kecakapan, dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital. (Nsp)






