Mateng,penasulbar.com — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menerima kunjungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka pelaksanaan pendataan dan pembinaan perpustakaan tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mamuju Tengah, Kompleks KTM Tobadak, Kecamatan Tobadak, pada Kamis (23/4/2026). Acara ini diikuti oleh puluhan pustakawan serta pengelola perpustakaan dari berbagai instansi, mulai dari sekolah, desa, hingga komunitas.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap kondisi dan keberadaan perpustakaan di wilayah Mamuju Tengah. Data yang dihimpun nantinya akan menjadi dasar dalam pengembangan serta peningkatan kualitas layanan perpustakaan ke depan.
Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Barat, Nursina Achir Parampasi, menjelaskan bahwa pendataan ini penting untuk mengukur sejauh mana perpustakaan di daerah telah memenuhi standar nasional yang ditetapkan oleh Perpustakaan Nasional. Hasil pendataan tersebut akan menentukan kategori perpustakaan yang telah memenuhi standar, sekaligus menjadi acuan pembinaan bagi yang belum memenuhi kriteria.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mamuju Tengah, Abdullah Kalu, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai kunjungan Disperpusip Sulbar memberikan dampak positif bagi kemajuan pengelolaan perpustakaan di daerah.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan perhatian pemerintah terhadap pengembangan perpustakaan, baik dari sisi sarana, prasarana, maupun kualitas layanan. Ia juga mendorong para pustakawan dan pengelola perpustakaan untuk memahami materi yang diberikan dan menerapkannya secara profesional.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah bersama Disperpusip Provinsi Sulawesi Barat akan terus bersinergi dalam pembinaan dan pengembangan perpustakaan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat budaya literasi masyarakat serta mendukung program Gerakan Sulbar Mandarras. (Ns-01)






