Kondisi anak Josi. Foto:duk.pena
Mamasa,penasulbar.com — Di sebuah sudut sederhana di Dusun Pepatian, Desa Tampak Kurra, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, terbaring seorang anak kecil yang seharusnya sedang berlari dan bermain riang. Namanya Josi, usianya baru 3 tahun. Namun hidupnya jauh dari keceriaan masa kanak-kanak.
Tubuh mungil itu kini hanya bisa terbaring lemah. Kaku. Tak berdaya. Matanya sesekali menatap kosong, seolah menyimpan rasa sakit yang tak mampu ia ucapkan. Sudah hampir dua tahun lamanya Josi berjuang melawan penyakit tuberkulosis (TBC) yang perlahan menggerogoti tubuhnya.
Di usia ketika anak-anak lain belajar berjalan, berbicara, dan tertawa, Josi justru harus belajar bertahan dari rasa sakit.
Di sampingnya, sang ibu, Krisda Rahayu (Ayu), setia menemani dengan mata yang tak pernah benar-benar kering dari air mata. Sementara sang ayah, Fikal Agung (Pitam), terus berusaha sekuat tenaga, meski kenyataan kerap terasa lebih berat dari yang mampu ia pikul.
Segala cara telah mereka tempuh. Dengan harapan yang tak pernah padam, mereka membawa Josi berobat hingga ke Mamuju. Namun, harapan itu perlahan diuji oleh kenyataan pahit: biaya pengobatan yang tak lagi mampu mereka jangkau, serta keterbatasan fasilitas yang membuat langkah pengobatan harus terhenti di tengah jalan.
Kini, di rumah sederhana mereka, hanya ada doa yang terus dipanjatkan. Dan harapan yang mereka titipkan kepada siapa saja yang masih memiliki kepedulian.
Kebutuhan Josi bukan hanya pengobatan. Ia membutuhkan susu untuk menguatkan tubuhnya, popok untuk kesehariannya, serta makanan bergizi agar ia punya kesempatan untuk bertahan lebih lama—dan, semoga, sembuh.
Setiap hari adalah perjuangan, Setiap detik adalah harapan
Di tengah sunyinya ruang tempat Josi terbaring, ada satu hal yang belum padam: harapan bahwa masih ada tangan-tangan baik yang akan datang membantu. Bahwa di luar sana, masih ada hati yang tergerak oleh penderitaan seorang anak kecil yang bahkan belum sepenuhnya mengenal dunia.
Uluran tangan sekecil apa pun akan sangat berarti. Bukan hanya membantu meringankan beban keluarga, tetapi juga menjadi nafas harapan bagi Josi untuk kembali tersenyum—untuk pertama kalinya, mungkin setelah sekian lama.
Bagi yang tergerak untuk membantu, donasi dapat disalurkan melalui:
Bank BRI
No. Rekening: 021801101401504
Atas Nama: Pikal Agung (Ayah Josi)
Karena kadang, satu kebaikan kecil dari kita bisa menjadi alasan besar bagi seseorang untuk terus hidup. (Ns-01)






