Penasulbar.com, Mamuju – Sebagai bagian dari Operasi Ketupat Marano 2026, jajaran Polda Sulawesi Barat melalui Sub Satgas Binmas Satgas Preemtif melakukan kegiatan imbauan kamtibmas kepada para pedagang petasan dan kembang api di beberapa pusat keramaian di wilayah Mamuju.
Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk menjaga situasi kondusif menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, sekaligus mendukung pengamanan arus mudik dan balik yang menjadi fokus utama operasi tersebut.
Personel Sub Satgas Binmas memberikan edukasi agar para pedagang tidak menjual produk yang tidak sesuai ketentuan, serta memperhatikan keselamatan masyarakat dalam penggunaannya.
Kasubsatgas Binmas Ops Ketupat Marano 2026, IPDA Eman Sulaiman menyampaikan bahwa imbauan bertujuan meningkatkan kesadaran pedagang untuk turut menjaga keamanan selama bulan Ramadan hingga Idul fitri.
“Kami mengimbau agar tidak menjual petasan maupun kembang api yang tidak sesuai ketentuan. Selain itu, pedagang juga diharapkan memperhatikan kelayakan konsumen, khususnya apabila pembeli masih anak-anak,” tuturnya.
Ia menambahkan, pedagang tidak boleh menjual produk tersebut kepada anak-anak tanpa seizin orang tua, serta tidak menjual kembang api berukuran besar kepada mereka karena berpotensi membahayakan.
“Hal ini penting demi menjaga keselamatan bersama dan mencegah kecelakaan atau gangguan kamtibmas di masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pedagang dan masyarakat dapat bekerja sama dengan kepolisian agar ibadah Ramadan dan perayaan Idulfitri dapat berjalan aman, nyaman dan tertib.






