Penasulbar.com, Mamuju – Dalam menyambut bulan suci Ramadhan, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta mengajak seluruh personelnya untuk mengisi momentum puasa dengan berbagai hal yang baik, mengingat setiap amalan dan doa pada bulan ini akan mendapatkan ganjaran yang dilipatgandakan serta doa yang lebih mudah diijabah.
“Selamat beribadah bagi seluruh personel yang menjalankan ibadah puasa. Bulan Ramadhan adalah waktu yang sangat berharga untuk meningkatkan kualitas diri,” tutur Kapolda dalam arahannya saat memimpin apel pagi, Senin (23/2/26) di lapangan Tribrata Mapolda.
Menurut Kapolda, pada momen ini jika kita mampu membedakan mana perbuatan baik dan buruk, maka kita harus bersyukur karena berada di jalan yang benar. Namun jika masih kesulitan membedakannya, segera lakukan introspeksi diri untuk memperbaiki langkah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengutip pesan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam Rapat Pimpinan TNI-Polri beberapa waktu lalu. Yang intinya, institusi kepolisian diharapkan menjadi “polisi rakyat” yang selalu hadir dan diperlukan oleh masyarakat kapan pun dibutuhkan.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah menjalankan tugas dengan optimal, mulai dari pengaturan lalu lintas, patroli keamanan hingga penyediaan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat. Menurutnya hal tersebut sudah masuk dalam rana “polisi rakyat” yang harus dijaga dan ditingkatkan.
“Ingat kita tidak memiliki hak mutlak atas apa yang kita miliki saat ini, karena semuanya adalah titipan dari Sang Pencipta. Tugas kita adalah merawat dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan bersama,” tegas Kapolda.
Ia menambahkan bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi yang pasti. “Berbuat baik akan membawa kita pada ganjaran surga, sedangkan perbuatan buruk akan mendapatkan balasan neraka. Hidup di dunia ini adalah sebuah ujian, di mana setiap persoalan yang dihadapi telah diatur dan diukur oleh Tuhan sesuai dengan kapasitas masing-masing individu,” jelas Kapolda.
Untuk menghadapi segala tantangan, Kapolda mengajak agar seluruh personel selalu menjaga kesabaran, melakukan ikhtiar yang maksimal dan memiliki keyakinan bahwa setiap masalah akan menemukan jalan keluar.
“Jika menghadapi kesulitan apapun, kembalikan segala beban tersebut kepada Allah SWT melalui doa yang khusyuk,” tutur Kapolda.
Di akhir sambutannya, Kapolda mengingatkan pentingnya kesadaran dalam menjalankan jabatan. “Jadilah aparatur kepolisian yang bijak dalam menggunakan wewenang, penuh tanggung jawab dalam memenuhi harapan masyarakat dan selalu ingat bahwa setiap kebaikan yang dilakukan akan mendapatkan pahala yang besar. Sebaliknya, penyalahgunaan jabatan akan mendapatkan balasan yang setimpal,” pungkasnya.






