Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, turun langsung ke sawah membagikan bibit ikan kepada petani. Foto: hms
Mamasa,penasulbar.com – Bupati Welem Sambolangi didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perikanan Yohanis dan Plt. Kepala Dinas Pertanian Bernard menyerahkan bantuan benih ikan mas, nila, serta dolomit kepada sejumlah Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kelurahan Tawalian, Kecamatan Tawalian, Rabu (18/02/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa penyelesaian persoalan petani harus dimulai dari kondisi nyata di sawah dan ladang, kemudian dibenahi melalui praktik langsung, bukan sekadar dirumuskan di atas kertas.
Menurutnya, keberhasilan petani sangat ditentukan oleh ketekunan dalam bekerja. Ia menilai masih banyak kegagalan yang terjadi akibat kurangnya keseriusan serta pola pikir yang mempertahankan cara-cara tradisional dalam bertani.
“Keberhasilan seorang petani terletak pada ketekunannya. Jangan dipengaruhi rasa malas. Kerja asal-asalan tidak akan memberikan hasil maksimal. Selain itu, pola pertanian tradisional yang terus dipertahankan juga menjadi faktor penghambat,” tegasnya.
Bupati mencontohkan pola tanam yang tidak serempak sebagai salah satu kebiasaan yang perlu diperbaiki untuk menekan perkembangan hama dan penyakit tanaman.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan sistem tanam padi jajar legowo, menggantikan metode penyebaran benih secara acak, agar pertumbuhan padi lebih optimal dan memudahkan proses penyiangan.
Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya kekompakan dalam menentukan waktu tanam agar pola tanam serempak dapat diterapkan. Hal ini dinilai akan memudahkan pengendalian hama dan penyakit secara terpadu, sekaligus memperlancar penyaluran bantuan pupuk dari pemerintah.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Tani Kada Situruk Tawalian menyampaikan apresiasi atas bantuan benih ikan yang diberikan. Ia berharap bantuan tersebut dapat dikembangkan dengan baik serta berkomitmen mengubah pola tanam padi sesuai arahan Bupati. (Hms)






