Mamuju,penasulbar.com – Upaya mendekatkan layanan pajak kepada masyarakat kembali membuahkan hasil. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Pelayanan Pajak Mamuju mencatat antusiasme tinggi warga saat pelaksanaan Samsat Keliling (Samkel) di halaman Kantor Camat Sampaga, Rabu, 11 Februari 2026.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 42 unit kendaraan berhasil dilayani, terdiri dari 41 unit roda dua dan 1 unit roda empat. Dari pelayanan itu, penerimaan pajak daerah yang dibukukan mencapai Rp13.838.600.
Pelaksanaan Samkel di Kecamatan Sampaga dinilai sangat efektif, mengingat jaraknya sekitar 75 kilometer dari Kantor Samsat Induk Mamuju. Kehadiran layanan jemput bola ini memberikan kemudahan signifikan bagi masyarakat yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.
Sejak pagi hari, warga tampak memadati lokasi pelayanan di halaman kantor camat. Petugas UPTD Pelayanan Pajak Mamuju memberikan layanan secara tertib, cepat, dan transparan, sehingga proses pembayaran dapat berjalan lancar tanpa antrean panjang.
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa pola pelayanan langsung ke kecamatan menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperluas jangkauan layanan.
“Dengan jarak kurang lebih 75 kilometer dari Samsat Induk, kehadiran Samsat Keliling sangat membantu masyarakat. Antusiasme warga Sampaga menunjukkan bahwa pelayanan yang kita dekatkan langsung memang tepat sasaran,” ujar Abdul Wahab.
Ia menambahkan, capaian tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan penerimaan daerah, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya.
Bapenda Sulbar memastikan program Samsat Keliling akan terus digencarkan ke berbagai kecamatan guna menjangkau lebih banyak wajib pajak. Dengan pelayanan yang proaktif dan responsif, diharapkan kontribusi pajak kendaraan bermotor terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulbar semakin optimal dan berkelanjutan. (Rls)






