Foto bersama peserta Musrenbang Kecamatan Pangale
Mateng,penasulbar.com – Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Askary Anwar, menegaskan pentingnya inovasi di tengah keterbatasan fiskal saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pangale, Selasa pagi, 10 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Askary menyampaikan bahwa efisiensi anggaran harus dijadikan momentum untuk melahirkan terobosan baru dalam pelayanan dan pembangunan daerah.
“Hal pertama yang harus kita lakukan di tengah efisiensi adalah menciptakan inovasi. Kita tidak memiliki ruang fiskal yang besar untuk menjalankan banyak program di setiap wilayah,” ujar Askary.

Ia menjelaskan, bentuk inovasi yang dimaksud dapat diwujudkan melalui pemanfaatan sistem, mekanisme kerja yang efektif, serta penggunaan teknologi dalam pelayanan publik.
Lebih lanjut, Askary juga menekankan pentingnya penataan dan integrasi data dari seluruh desa. Menurutnya, data yang terkelola dengan baik dan terhubung dalam satu sistem akan memudahkan sinkronisasi dengan visi dan misi pemerintah pusat maupun provinsi.
“Data desa harus terafiliasi dalam sistem dan linear dengan visi-misi pemerintah pusat dan provinsi. Dengan begitu, intervensi pusat seperti Inpres Jalan Daerah maupun program hibah dari kementerian bisa masuk ke daerah kita,” jelasnya.
Askary menambahkan, langkah tersebut saat ini tengah dilakukan sebagai strategi memperluas peluang pendanaan pembangunan di Mamuju Tengah di luar APBD daerah.
Musrenbang Kecamatan Pangale turut dihadiri Sekretaris Daerah Mateng Litha Febriani, Ketua DPRD Mateng Nirmalasari Aras, serta Wakil Ketua DPRD Mateng Hamka.
Hadir pula sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, Camat Pangale selaku tuan rumah, seluruh kepala desa se-Kecamatan Pangale, serta undangan lainnya. (ADV)






