Penasulbar.co.id, Mamuju – Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi ultimatum semua Kepala Sekolah (Kepsek) SD dan SMP di Kabupaten Mamuju, buntut dari kurangnya kegiatan ekstrakurikuler bagi peserta didik.
Ultimatum itu dilayangkan Sutinah Suhardi saat membuka kegiatan pelatihan palang merah yang diikuti ratusan siswa dan siswi tingkat SD dan SMP se Kabupaten Mamuju, Jumat, 9 Februari 2024.
“Saya berharap, setiap Kepala Sekolah betul-betul memprogramkan di ekstrakurikuler nya kegiatan PMI ini. Dua yang saya tekankan, yakni PMI dan Pramuka harus dihidupkan kembali di sekolah, agar para siswa ada kegiatan dan pengetahuan yang positif,” kata Sutinah Suhardi.
Sutinah Suhardi mengungkapkan, kegiatan ekstrakurikuler di setiap sekolah saat ini sangat didukung oleh kurikulum merdeka belajar, di mana setiap Kepala Sekolah dibebaskan berkreasi dalam menambahkan pelajaran ekstrakurikuler.
“Saya juga harap seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan serius lantaran pelatihan seperti ini sangat bermanfaat utamanya dalam kebencanaan,” ungkapnya.
Ketua Umum PMI Kabupaten Mamuju itu pun berharap, siswa yang menjadi peserta pelatihan ini bisa memberikan ilmu kepada teman-temanya setelah kembali ke sekolahnya.
“Setidaknya anak-anak kita ini ada dasar ke bencananya sehingga jika terjadi bencana sudah dapat mengetahui apa yang bisa dia lakukan tanpa harus diarahkan,” tuturnya.






