Sebanyak 61 Posisi Kepsek Lowong di Mamasa, Pendaftar Hanya 26 Orang

Tim Pertimbangan Pengangkatan Kepala Sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa. Foto : duk.pena.

MAMASA,PS – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa melakukan seleksi Kepala Sekolah untuk 61 satuan pendidkan mulai dari TK, SD hingga SMP.

“Kita sudah melakukan serangkaian proses seleksi Kepsek untuk 61 satuan pendidikan se-Kabupaten Mamasa,” kata anggota Tim Pertimbangan Pengangkatan Kepala Sekolah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa, Albert saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa(16/7/2024).

Albert mengungkapkan, seleksi Kepsek dilakukan berdasarkan Surat Edaran Bersama (SEB) Menterian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Menteri Dalam Negeri, dan Badan Kepegawaian Negara RI tertanggal 2 Mei 2024 tentang percepatan pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.

Ia menjelaskan, beberapa syarat mengikuti seleksi Kepsek diantaranya, memiliki sertifikat pendidik (Serdik), memiliki sertifikat guru penggerak/sertifikat calon Kepala Sekolah, minimal golongan 3b untuk PNS, dan ahli pertama untuk guru PPPK.

“Kita mebutuhkan 61 Kepsek definitif untuk TK, SD, dan SMP tetapi pendaftar hanya 26 orang itupun hanya 23 yang melengkapi berkas. Karena pendaftar kurang dari jumlah yang dibutuhkan maka kita hanya lakukan seleksi administrasi saja, itu memang aturannya jika pendaftar kurang dari kebutuhan,” terang Albert.

Albert menyampaikan, proses seleksi dilalukan dengan transparan demi menghasilkan pemimpin di tingkat satuan pendidikan yang diharapkan bisa mendorong kualitas pendidikan di daerah ini.

“Tentunya kita berharap mereka yang lolos seleksi adalah para guru yang profesional dan mampu membawa perubahan untuk setiap satuan pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Dellumatang P. Makdika yang juga anggota tim pertimbangan pengangkatan Kepala Sekolah mengatakan, saat ini proses seleksi sudah dirampungkan dan sudah diajukan ke BKN untuk mendapatkan pertimbangan teknis.

“Kita tinggal menunggu pertimbangan teknis dari BKN sebagai dasar menerbitkan SK oleh BKPP Mamasa lalu dilantik pak Pj Bupati,” ucap Dellumatang.

Ia menambahkan, karena minimnya pendaftar dan masih banyak sekolah yang di pimpin Plt Kepsek maka ke depan pihaknya akan kembali membuka seleksi.

“Kita masih harus buka seleksi Kepsek karena masih banyak sekolah yang belum memiliki Kepsek definitif. Kedepannya, sekolah yang di pimpin Plt Kepaek tidak bisa lagi mengelolah dapodik dan ini menyulitkan para guru sertifikasi yang ada di sekolah tersebut,” tutup Delumantang. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *